Ketua KPK Agus Rahardjo (Istimewa)
Jakarta - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak menampik ada dugaan keterlibatan oknum militer dalam kasus pengadaan monitoring satelit di Badan Keamanan Laut (Bakamla). Saat ini, lembaga antirasuah telah berkoordinasi dengan Polisi Militer (POM) TNI.
Ketua KPK Agus Rahardjo menyebut koordinasi ini terkait proses hukum lebih lanjut terkait kasus tersebut. POM TNI sendiri, klaim Agus, memberikan apresiasi pada KPK dan berkomitmen untuk memberi akses yang luas pada KPK dalam proses hukum. POM TNI, lanjut Agus, juga bersedia melalukan pengamanan jika sewaktu-waktu KPK membutuhkan upaya paksa."KPK telah komunikasi dengan POM TNI terkait keterlibatan oknum TNI," ucap Agus Rahardjo di Gedung KPK Jakarta, Kamis (15/12). Sayangnya Agus enggan mengungkap identitas oknum tersebut.Sementara itu, Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif mengungkapkan bahwa pihaknya sesuai undang-undang tidak diberi kewenangan untuk menindak oknum TNI yang terlibat korupsi. Sebab itu, ungkap Laode, proses hukum bagi oknum TNI yang terlibat akan diserahkan kepada POM TNI. Selain itu dapat diadili melalui pengadilan militer.
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Suap Kamla TNI Terlibat KPK
















