Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Abdul Muhaimin Iskandar (Foto: Ist)
Jakarta, Jurnas.com - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar menilai pragmatisme politik adalah praktik berbahaya yang harus dicegah oleh setiap pelaku politik.
Pria yang biasa disapa Cak Imin menyebut salah satu cara untuk memupus bahaya pragmatisme politik adalah dengan memperkuat ideologi.
"Salah satu yang harus kita persiapkan adalah ideologi partai yang kokoh," kata Cak Imin saat membuka pelatihan instruktur Angkatan I Pendidikan Kader Pertama (PKP) Kader Loyalis PKB secara virtual, Rabu, 5 januari 2021.
Setujui RUU PPSK, Fraksi PKB: Momentum Strategis Menata Fondasi Sektor Keuangan Nasional
“Kalau semua kader, semua pengurus dan kekuatan PKB komitmen terhadap ideologi, loyal kepada cita-cita, loyal kepada nilai juang, loyal kepada moralitas yang dibangun para pendiri PKB, maka insyaallah pragmatisme politik bisa kita hindarkan, bahkan kita jaga agar PKB ini benar-benar bisa menjadi kekuatan yang bersih, murni, dan memberikan keteladanan bagi sistem politik Indonesia masa depan,” ujarnya.
Selain itu, Cak Imin juga mendorong militansi kader PKB dengan memupuk rasa cinta dan bangga ber-PKB, mengerti tujuan, target, dan memahami makna politik PKB diperkuat.
Menurutnya, Mabda Siyasi yang dimiliki PKB adalah modal utama yang harus ditanamkan secara kuat di tiap sanubari kader PKB.
“Selain tentu saja mabadi khairo ummah, dasar-dasar kemaslahatan rakyat bangsa dan negara yang dibangun NU, juga maqasidus syariah, tujuan kita beragama, tujuan kita bersyariah itu sangat sempurna,” ungkap Cak Imin.
Pimpinan Baleg Beber Alasan Pembatalan Kewenangan Menilai Penyelenggara Negara di RUU BPIP
Apabila seluruh kader PKB menyadari tujuan, target, rencana dan cita-cita besar PKB membangun bangsa dan negara ini, dia optimis idelogi dan loyalitas mereka bakal menjadi kekuatan PKB. Imbasnya kecintaan mereka kepada PKB tidak palsu dan tidak transaksional.
“Oleh karena itu, kaderisasi yang sedang gencar dilakukan PKB dengan berbagai persiapan, baik dari sisi instruktur tingkat nasional maupun daerah, materi dan juga modul-modul kaderisasi, merupakan salah satu strategi mengukuhkan ideologi dan loyalitas,” tutur Cak Imin.
Wakil Ketua DPR RI ini berharap melalui media kaderisasi kecintaan seluruh kader, pengurus dan juga masyarakat secara umum kepada PKB tumbuh dan bukan sekedar kebutuhan pragmatis.
“Apa yang kita lakukan dengan membangun negara bangsa, demokrasi, target ekonomi adalah sarana kita untuk mencapai kemuliaan hidup di dunia dan akhirat kelak,” tegasnya.
Kegiatan tersebut juga dihadiri secara luring oleh Wakil Ketua DPP PKB Hanif Dhakiri, Instruktur Senior DPP PKB Eman Hermawan, Sekretaris DPW PKB Jawa Timur Anik Maslahah, serta puluhan instruktur kaderisasi PKB Jawa Timur.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Cak Imin Pragmatisme Politik Mabda Siyasi PKB























