Minggu, 08/12/2019 09:13 WIB

Iran: Kami Tidak Ingin Berkonfrontasi

Pesan tersebut diarahkan oleh Zarif kepada calon potensial Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson.

Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif (Foto:Richard Drew / AP)

Teheran, Jurnas.com - Iran tidak sedang berkonfrontasi di tengah perselisihan Teheran dan Inggris terkait sejumlah kapal tanker di Teluk. Demikian pernyataan Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif, pada Selasa (23/7).

Dikutip dari AFP, pesan tersebut diarahkan oleh Zarif kepada calon potensial Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson.

"Sangat penting bagi Boris Johnson ketika dia memasuki 10 Downing Street untuk memahami bahwa Iran tidak mencari konfrontasi, bahwa Iran menginginkan hubungan normal berdasarkan saling menghormati," tegas Zarif.

Sebelumnya, Inggris menuntut agar Iran melepaskan tanker berbendera Inggris yang disita di Teluk pada Jumat pekan lalu.

Penahanan itu terjadi dua minggu setelah pemerintah Inggris menyita sebuah kapal tanker Iran dari Gibraltar, karena dicurigai melanggar sanksi terhadap Suriah.

Zarif mengklaim bahwa langkah Inggris diatur oleh Amerika Serikat. Sementara Presiden AS Donald Trump pada Senin (22/7) kemarin mengecam negara Republik Islam itu sebagai "negara teror" teratas dunia.

"Sudah jelas sejak awal bahwa Inggris melakukan penawaran untuk pemerintahan Trump," kata Zarif.

"Apa yang orang Inggris lakukan, dan apa yang dilakukan otoritas Gibraltar di Selat Gibraltar adalah pelanggaran hukum internasional. Itu pembajakan," imbuh dia.

Zarif juga menggambarkan tuduhan-tuduhan Inggris sebagai tudingan "tidak berdasar", dan menyebut Inggris bertindak "lebih suci daripada Paus" dalam menerapkan aturan-aturan yang "Uni Eropa sendiri tidak akan melakukannya."

TAGS : Iran Inggris Javad Zarif




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :