Jum'at, 22/02/2019 05:50 WIB

Mendikbud Usul Sistem Kuota SNMPTN Jalur Undangan Dihapus

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengusulkan sistem kuota berdasarkan akreditasi sekolah, dalam penerimaan mahasiswa baru jalur undangan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dihapus.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy (Foto: Muti/Jurnas)

Jakarta, Jurnas.com – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengusulkan sistem kuota berdasarkan akreditasi sekolah, dalam penerimaan mahasiswa baru jalur undangan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dihapus.

Mendikbud mengungkapkan, usulan tersebut sedang dikaji oleh timnya bersama Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti).

Dia beralasan, pemberlakuan kuota berdasarkan akreditasi sekolah dalam SNMPTN jalur undangan, berakibat pada kesempatan yang diterima oleh masing-masing sekolah tidak merata. Padahal, menurut dia, setiap sekolah punya peluang yang sama.

“Sudah saya minta, mudah-mudahan segera ditindaklanjuti, tidak ada lagi nanti akreditasi A B C itu. Yang ada hanya accredited dan non-accredited,” tegas Muhadjir pada Kamis (31/1) di Jakarta.

“Termasuk untuk segera menghilangkan jalur undangan untuk penjatahan sekolah,” imbuhnya.

Akreditasi sekolah, lanjut Muhadjir, selama ini tidak serta-merta menjadi jaminan bahwa sekolah tersebut akan bebas dari pembinaan. Kendati sudah terakreditasi A, sekolah masih tetap menerima pembinaan.

“Sehingga nanti kita akan fokus membenahi yang non-accredited, dan nanti diberi tempo sekian lama. Kalau tidak del (hapus, Red),” terangnya

Mendikbud menambahkan, dengan dihapusnya jalur undangan, ke depan perguruan tinggi di bawah Kemristekdikti dapat mengacu pada nilai rapot yang ada di data pokok pendidikan (dapodik).

Sebab di dapodik, data siswa yang terekam bukan hanya dari sisi akademis, namun juga bidang lain yang mungkin dibutuhkan sekolah, di antaranya olahraga, seni, dan keterampilan khusus.

“Jadi cukup diakses dari dapodik siapa yang lulus ranking raportnya. Dan ini menumbuhkan kesadaran anak bahwa mereka tidak bisa belajar waktu mau ujian saja. Dan inilah motivasi intrinsiknya akan tergali,” tandas Muhadjir.

TAGS : Jalur Undangan SNMPTN Muhadjir Effendy Mendikbud




TERPOPULER :