Kamis, 13/12/2018 15:43 WIB

AS Nyatakan Dukungan Perang Arab Saudi Lawan Iran

Pemilihan Senat yang direncanakan mengakhiri dukungan AS untuk koalisi yang dipimpin Saudi tidak dan akan merusak upaya utusan khusus PBB

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Mike Pompeo.(Foto: )

Washington - Para pejabat tinggi pemerintahan Trump membela dukungan Amerika Serikat (AS) atas kampanye yang dipimpin Saudi di Yaman, dan menepis hubungan apa pun antara putra mahkota Arab Saudi dan pembunuhan wartawan Jamal Khashoggi.

Demikian ditegaskan Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo  kepada wartawan setelah memberi penjelasan kepada Senat mengenai situasi di Yaman, Kamis (29/11).

Pompeo mengatakan, pemilihan Senat yang direncanakan mengakhiri dukungan AS untuk koalisi yang dipimpin Saudi tidak dan akan merusak upaya utusan khusus PBB untuk Yaman Martin Griffiths, menyatukan kedua pihak dalam melakukan gencatan senjata.

"Ini akan mendorong kaum Houthi. Ini akan mendorong Iran. Itu akan merusak kesepakatan yang rapuh bagi semua orang untuk pergi ke Swedia dan berdiskusi," kata Pompeo.

Menteri Pertahanan AS, James Mattis juga membela dukungan Saudi di Yaman. Ia  mengatakan Washington akan berupaya menghentikan pengaruh Iran di Yaman.

"Adalah kepentingan kami untuk mengakhiri perang saudara, untuk melawan pengaruh Iran dan menghentikan roket Houthi yang dipasok Iran dan serangan udara tak berawak ke UEA dan Arab Saudi dan penduduk sipil mereka," katanya dalam penjelasan kepada para senator.

Pompeo juga mengatakan tidak ada bukti langsung bahwa Putra Mahkota Saudi Mohammad bin Salman memerintahkan pembunuhan jurnalis Saudi, Jamal Khashoggi, menyusul laporan CIA telah menyimpulkan, putra mahkota memang melakukan hal itu.

Khashoggi, seorang wartawan dan kolumnis Saudi untuk The Washington Post, menghilang setelah memasuki Konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober.

Setelah awalnya mengatakan Khashoggi meninggalkan konsulat hidup-hidup, Arab Saudi mengaku beberapa minggu kemudian bahwa pria 59 tahun itu terbunuh di dalam konsulat.

Senator menyuarakan reaksi mereka terhadap briefing, mengatakan mereka tidak menemukan itu meyakinkan sambil mencatat bahwa Direktur CIA Gina Haspel tidak hadir.

 

TAGS : Jamal Khashoggi Arab Saudi Perang Yaman




TERPOPULER :