partai politik/PM
Jakarta - Pelaksanaan Pemilu 2019 yang digelar secara serentak antara Pilpres dan Pileg, terpaksa membuat partai politik (Parpol) yang ada dalam koalisi harus menjadi kawan dan lawan.
Demikian disampaikan Direktur Sinergi masyarakat untuk demokrasi Indonesia (Sigma) Said Salahudin, kepada Jurnas.com, Jakarta, Senin (12/11).Menurutnya, partai koalisi harus saling mendukung untuk memenangkan pasangan capres-cawapres yang diusung pada Pilpres 2019. Disisi lain, seluruh calon anggota legislatif (Caleg) harus saling bersaing untuk memperebutkan kursi di DPR."Ketika didalam Pilpres sesama parpol koalisi perlu saling mendukung dan menjadi kawan guna meraih kursi eksekutif, di Pileg mereka justru harus saling bersaing sebagai lawan untuk memperebutkan kursi legislatif," kata Said.
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Pemilu 2019 Partai Koalisi Kampanye Pilpres


























