Rabu, 26/09/2018 14:31 WIB

Fahri sebut Pertemuan SBY dan Prabowo Sangat Monumental

Pertemuan antara Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto dinilai monumental.

Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudoyono bersama Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subiakto pada pertemuan di rumah kediaman SBY di Mega Kuningan, Jakarta

Jakarta - Pertemuan antara Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto dinilai monumental.

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengatakan, cara SBY dan Prabowo dalam menyusun koalisi cukup berkelas. Alasannya, pertemuan SBY dan Prabowo dimulai dengan identifikasi masalah yang sedang dihadapi bangsa Indonesia yang sangat konfrehensif

"Jadi pertemuan semalam itu sangat monumental, berkelas, dan itu bisa berubah banyak sekali koalisi. Menurut saya pertemuan semalam itu lebih punya wibawa dari yang lain, karena ada aura pengetahuan terhadap masalah yang kuat," kata Fahri, di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (25/7).

Kata Fahri, pertemuan tersebut mengisyaratkan SBY mengambil inisiatif. Hal itu karena situasi dan kondisi negara saat ini sedang mengalami keterpurukan. Menurutnya, sikap SBY yang sudah berpengalaman mengelola negara selama 10 tahun dalam mengambil tindakan adalah positif bagi bangsa ke depan.

"Kita tahu Pak SBY adalah presiden dua periode, jadi kalau dia mengidentifikasi masalah itu tidak main-main, itu adalah kalimat yang keluar dari orang yang pengalaman 10 tahun memimpin Indonesia," terangnya.

Diketahui, Partai Demokrat dan Partai Gerindra sepakat membangun koalisi bersama dengan sejumlah partai dalam kontestasi Pilpres 2019 mendatang.

Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengatakan, partainya bersama Gerindra memiliki kesamaan pandangan terhadap situasi dan kondisi bangsa saat ini.

"Dengan itu semua maka terbangunnya koalisi Gerindra dan Demokrat bersama partai lain, jalan menuju koalisi ini terbuka lebar," kata SBY, saat jumpa pers, di kediaman SBY, Kawasan Mega Kuningan, Jakarta, Selasa (24/7).

Kesepakatan koalisi pada Pilpres 2019, kata SBY, setelah mendiskusikan sejumlah perkembangan situasi nasional yang sedang dihadapi rakyat Indonesia saat ini.

"Kami membahas kemungkinan membangun koalisi Gerindra dan Demokrat dan partai-partai lain pada Pilpres 2019. Tentu kami tidak akan bicara koalisi sebelum bicara apa yang diharapkan rakyat," kata SBY.

TAGS : Pilpres 2019 Partai Demokrat Gerindra SBY Prabowo




TERPOPULER :