Selasa, 12/12/2017 21:24 WIB

Internasional

AS Siapkan Bonus Jutaan Dollar Bagi Penangkap Petinggi Hizbullah

Amerika Serikat akan memberikan hadiah jutaan dolar yang mampu menangkap dua pejabat tingkat tinggi dari kelompok Lebanon Hizbullah

Pemerintah Amerika Serikat untuk kali pertama menawarkan hadiah penangkapan pejabat Hizbullah dalam satu dekade (Foto: M Zayyat / Getty Images)

Jakarta - Amerika Serikat akan memberikan hadiah jutaan dolar yang mampu menangkap dua pejabat tingkat tinggi dari kelompok Lebanon Hizbullah yang diduga mendapat dukungan dari Iran, Rabu (11/10) 

Pemerintah Amerika  akan membayar hingga USD7 juta untuk informasi yang mengarah pada penangkapan Talal Hamiyah, kepala operasi asing Hizbullah, dan USD5 juta untuk Fuad Shukr, seorang perwira militer senior Hizbullah, kata departemen pemerintah Amerika Serikat pada Selasa (10/10).

Penghargaan tersebut merupakan penawaran pertama yang diberikan oleh Amerika Serikat untuk pejabat Hizbullah dalam satu dekade, kata Nathan Sales, koordinator kontraterorisme negara tersebut

"Imbalan hari ini merupakan langkah lain untuk meningkatkan tekanan pada mereka dan organisasinya," kata Sales.

Amerika Serikat juga akan memberika penghargaan terhadap penangkapan  Abu Bakr al-Baghdadi, kepala negara Islam Irak dan kelompok Levant (ISIL), dan Abu Muhammad al-Julani, komandan kelompok bersenjata Suriah Tahrir al-Sham .

Hamiyah masuk dalam daftar teroris asing departemen tersebut sejak tahun 2015 dan Shukr ditambahkan pada tahun 2013. Sementara pemerintah Amerika Serikat Iran menyebut Hizbullah yang didukung Iran sebagai organisasi teroris asing pada tahun 1997.

Sales menunjukkan bahwa sebagai bagian dari strategi yang segera diluncurkan Presiden Donald Trump, AS akan menekan negara-negara yang belum menunjuk Hizbullah sebagai kelompok teroris internasional untuk melakukannya.

"Selain itu, beberapa negara memilih hanya menunjuk sayap militer Hizbullah, sehingga sayap politiknya tidak tersentuh," katanya, yang tampaknya mengacu pada 28 anggota Uni Eropa.

"Tapi itu adalah perbedaan yang salah Jangan salahkan Hizbullah tidak memiliki sayap politik, ini adalah satu organisasi tunggal, sebuah organisasi teroris, dan ini sangat penting bagi intinya."

Penunjukan kelompok sebagai organisasi teroris "tidak hanya simbolis," kata Sales, dilansir Al jazeera, Rabu (11/10)

Dengan tidak melakukannya, katanya, negara-negara membatasi kemampuan pemerintah lain untuk membekukan aset Hizbullah, untuk menutup perusahaan depannya, menghilangkan kemampuan penggalangan dana dan rekrutmennya dan untuk mengadili jaringan terkait Hezbolah. Amerika Serikat akan membutuhkan sekutu dalam pertarungan ini. 

TAGS : ISIS Amerika Serikat Hizbullah




TERPOPULER :