Sabtu, 22/07/2017 19:50 WIB

Pemerintah Undang Jepang Bangun Infrastruktur

Melibatkan Jepang dalam pembangunan infrastruktur di Indonesia bukan kali pertama dilakukan.

Pembangunan Tol Balikpapan-Samarinda (foto: Humas PUPR)

Tokyo – Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membutuhkan Rp931 triliun untuk membangun infrastruktur selama periode 2015-2019. Namun, jumlah itu tidak dapat dipenuhi seluruhnya oleh APBN, sehingga harus melibatkan konsorsium swasta.

Sabtu (15/7) kemarin, saat Menteri PUPR Basuki Hadimuljono melakukan kunjungan ke Jepang, ia sekaligus mengundang pengusaha asal Negeri Sakura menanamkan investasinya di Indonesia. Kesempatan berinvestasi di Indonesia, terutama di bidang infrastruktur, menurutnya saat ini terbuka lebar. Apalagi, dari anggaran Rp931 tersebut pemerintah ditarget membangun 65 bendungan, 45 di antaranya bendungan baru, 1.000 km jalan tol, program 100-0-100 untuk air bersih, penataan kumuh dan sanitasi serta program satu juta rumah.

“Untuk memenangkan persaingan global saat ini, hanya bisa diraih jika negara telah siap, termasuk ketersediaan infrastruktur pendukungnya,” kata Menteri Basuki lewat siaran pers, Minggu (16/7) di Jakarta.

Melibatkan Jepang dalam pembangunan infrastruktur di Indonesia bukan kali pertama dilakukan. Pada 1974 silam, Indonesia dan Jepang pernah bekerja sama melakukan pembangunan Sungai Brantas. Hasilnya, Jepang mampu membuat Sungai Brantas tidak meluap saat musim hujan.

Sementara Penasihat Khusus Perdana Menteri Jepang Hiroto Izumi menilai invstasi Jepang ke Indonesia akan menguat, seiring dengan pertemuan Presiden Joko Widodo dan Shinzo Abe beberapa waktu lalu. Kemitraan tersebut semakin diperkuat dengan kehadiran Menteri Basuki di Jepang.

TAGS : Kementerian PUPR Infrastruktur Jepang




TERPOPULER :

TERKINI

Siap-Siap, Pemerintah Ubah Sistem Perkuliahan Pancasila Semester Ini

Pancasila sudah tidak lagi pas jika hanya sebatas dihafal...

Jokowi Jadi Presiden Pertama yang Membuka Kongres Pancasila

Kehadiran Jokowi dalam kegiatan kongres tahun ini merupak...

Konflik Timteng, Iran Siap Buka Dialog dengan Saudi

Teheran siap membuka dialog dengan Arab Saudi untuk menye...

Indonesia Kecam Kekerasan di Masjid Al-Aqsa

Pemerintah Indonesia menolak segala bentuk aksi kekerasan...