Delapan orang dalam KPK itu disebut bisa digerakkan Azis Syamsuddin untuk kepentingannya, seperti OTT atau mengamankan perkara.
Pihak yang disebut bekingan Azis ini diduga bisa diatur untuk mengamankan perkara. Novel berharap KPK bergerak cepat mengusut.
Dengan naiknya status perkara ke tahap penyidikan, Lembaga Antikorupsi sudah menentukan tersangka dalam kasus korupsi ini
Mengingat dalam fakta persidangan terungkap bahwa Azis memiliki delapan orang di KPK yang bisa di atur untuk mengamankan perkara.
Hat tersebut diungkap Sekda nonaktif Pemkot Tanjungbalai, Yusmada saat bersaksi dalam kasus suap penanganan perkara dengan terdakwa Stepanus Robin Pattuju dan Maskur Husain
Fakta tersebut diketahui dari Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Sekretaris Daerah Tanjungbalai Yusmada
Hal itu diketahui dari Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Sekretaris Daerah Tanjungbalai Yusmada yang dibacakan jaksa KPK.
Dengan dilimpahkannya berkas perkara, Ali mengatakan penahanan kedua teedakwa menjadi kewenangan Pengadilan Tipikor Jakarta.
Dari tiga lokasi tersebut, ditemukan dan diamankan bukti diantaranya berbagai dokumen yang terkait dengan perkara.
Suap diberikan Azis untuk menghentikan perkara yang ditengarai melibatkan dirinya beserta kader Partai Golkar yang pernah menjabat sebagai mantan Wakil Ketua Umum PP Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG), Aliza Gunado.