Jakarta, Jurnas.com - Badan Gizi Nasional (BGN) terus mengambil langkah proaktif dalam memperkuat sistem pengawasan serta perbaikan internal. Langkah strategis ini diwujudkan melalui kerja sama dan kolaborasi erat bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), guna menjamin keberlangsungan serta akuntabilitas program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi masyarakat luas.
Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari, menyampaikan bahwa penugasan dua personel dari KPK secara resmi mulai efektif terhitung pada pekan kedua November 2026. Kehadiran para personel tersebut tidak hanya sekadar mengawasi, melainkan menjadi bagian penting dalam upaya membangun sistem kelembagaan yang jauh lebih baik, serta memperkuat koordinasi lintas instansi dalam setiap tahap pelaksanaan program.
Dalam keterangan resminya di Jakarta pada Sabtu, Arumsari menegaskan komitmen lembaganya untuk menindaklanjuti setiap rekomendasi yang diberikan oleh lembaga antirasuah tersebut. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari proses evaluasi dan pembenahan tata kelola internal secara berkelanjutan agar di kemudian hari tidak lagi ditemukan permasalahan serupa seperti sebelumnya.
Menurutnya, prioritas utama dari seluruh rangkaian pembenahan ini adalah memastikan bahwa program prioritas pemerintah tersebut dapat terus berjalan secara optimal, transparan, dan memberikan dampak positif serta manfaat sebesar-besarnya bagi seluruh pihak yang menjadi sasaran penerima manfaat di berbagai wilayah.
Lebih lanjut, Arumsari menjelaskan bahwa kedua personel dari KPK tersebut nantinya akan berstatus sebagai bagian dari pegawai BGN melalui mekanisme penugasan resmi. Melalui pola penugasan ini, pengawasan dapat dilakukan secara melekat, terstruktur, dan selaras dengan visi lembaga untuk menjaga integritas dalam pengelolaan program skala besar.
Selain menggandeng KPK, BGN juga berkomitmen untuk terus membangun sinergi yang kuat dengan berbagai kementerian dan lembaga terkait. Mengingat cakupan program Makan Bergizi Gratis yang sangat luas, dukungan serta kolaborasi aktif dari berbagai pemangku kepentingan sangat dibutuhkan agar implementasinya di lapangan berjalan lancar, tepat sasaran, dan minim hambatan.
Melalui penguatan tata kelola internal yang transparan serta kolaborasi lintas lembaga yang solid, BGN optimistis program Makan Bergizi Gratis dapat terus berjalan secara berkelanjutan. Komitmen ini dihadirkan demi mewujudkan masyarakat yang lebih sehat, cerdas, dan sejahtera melalui pengelolaan anggaran negara yang akuntabel dan penuh tanggung jawab.









