https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Tunda Pengobatan Kanker Sebulan, Risiko Kematian Meningkat 13 Persen

Redaksi | Kamis, 05/11/2020 07:43 WIB



Penundaan pengobatan baik berupa pembedahan, radioterapi, atau perawatan lain seperti kemoterapi berdampak signifikan pada kematian pasien. Ilustrasi mendampingi pasien kanker (foto: google)

London, Jurnas.com - Sebuah penelitian di Inggris menemukan, penundaan pengobatan kanker hanya dalam waktu sebulan dapat menempatkan pasien pada risiko kematian yang jauh lebih besar.

Dalam jurnal medis BMJ yang dikutip AFP pada Kamis (5/11), penundaan pengobatan baik berupa pembedahan, radioterapi, atau perawatan lain seperti kemoterapi berdampak signifikan pada kematian pasien.

"Tidak pernah ada upaya sistematis untuk melihat semua bukti tentang apa arti penundaan dalam berbagai jenis pengobatan bagi hasil pasien kanker," kata peneliti Ajay Aggarwal, ahli onkologi klinis dan Profesor Asosiasi di London School of Hygiene and Tropical.

Baca juga :
WHO Tetapkan Wabah Ebola Mematikan sebagai Darurat Kesehatan Global

"Karena kami tahu ini terjadi pada pasien kanker selama pandemi Covid-19, penting untuk memahami dampak sebenarnya," sambung dia.

Studi tersebut menemukan bahkan penundaan satu bulan bisa berarti pasien memiliki risiko kematian enam hingga 13 persen lebih tinggi. Semakin lama menunggu pengobatan, maka semakin tinggi risikonya.

Baca juga :
WHO Deklarasikan Status Gawat Darurat Wabah Ebola di Afrika

"Untuk sebagian besar kanker dan pengobatan utama tidak ada penundaan pengobatan yang aman," terang Aggarwal.

Para peneliti memperkirakan bahwa penundaan operasi selama 12 minggu untuk semua pasien dengan kanker payudara, menyebabkan 1.400 kematian berlebih di Inggris, 6.100. di Amerika Serikat, 700 di Kanada, dan 500 di Australia.

Baca juga :
7 Makanan Bergizi yang Bikin Kenyang Lebih Lama

Sebagaimana diketahui, akibat Covid-19, banyak rumah sakit menunda prosedur non-darurat untuk menghindari risiko pasien.

Di Inggris, para peneliti mengatakan sejumlah kondisi yang dianggap aman ditunda selama 10 hingga 12 minggu, termasuk semua operasi kolorektal.

"Studi kami menunjukkan bahwa ini tidak terjadi dan sebenarnya dapat meningkatkan risiko kematian dini sekitar 20 persen. Durasi serupa dari penundaan kemoterapi kanker usus dapat meningkatkan risiko kematian hingga 44 persen," kata Aggarwal.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Pengobatan Kanker Risiko Kematian Kesehatan

Terpopuler

Minggu, 12/07/2026 05:05 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Prancis vs Spanyol

Senin, 13/07/2026 02:02 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Inggris vs Argentina

Senin, 13/07/2026 04:04 WIB
Olahraga

Prediksi Starting XI Timnas Prancis vs Spanyol

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777