https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Wacana Tarif di Selat Hormuz, Presiden Brasil Sebut AS Pembajak

Mutiul Alim | Selasa, 14/07/2026 18:30 WIB



Presiden Brasil menilai wacana Trump mengenakan biaya besar pada kapal-kapal yang transit di Selat Hormuz, akan mengubah Amerika Serikat menjadi pembajak Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva di Istana Planalto di Brasilia, Brasil, 14 Maret 2024. REUTERS

Rio de Janeiro, Jurnas.com - Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva menilai wacana Presiden Donald Trump mengenakan biaya besar pada kapal-kapal yang transit di Selat Hormuz, akan mengubah Amerika Serikat menjadi negara pembajak.

Trump sebelumnya bersumpah untuk memberlakukan kembali blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran di selat tersebut, dan mengenakan pungutan sebesar 20 persen pada semua kargo yang dikirim melalui Hormuz sebagai biaya keamanan.

Teheran mulai memblokir saluran utama untuk pengiriman minyak bumi tersebut, setelah AS dan Israel melancarkan serangan pada akhir Februari, yang mendorong Washington untuk menghentikan pelayaran dari dan ke pelabuhan-pelabuhan Iran.

Baca juga :
Kota-Kota Pesisir Dibombardir AS, Iran Beri Serangan Balasan

Pembatasan tersebut dilonggarkan setelah kedua belah pihak pada Juni lalu mencapai kesepakatan sementara untuk mengakhiri perang, tetapi Trump bersumpah untuk memberlakukannya kembali menyusul kembali berkobarnya pertempuran.

"Presiden Trump mencuit bahwa dia akan membuka blokade Selat Hormuz. Namun untuk setiap kapal yang dibuka blokadenya, setiap kapal yang dikeluarkan dari selat, pemilik minyak harus membayarnya 20 persen. Ini dulunya dianggap sebagai pembajakan," ujar Lula dikutip dari AFP pada Selasa (14/7)

Baca juga :
Militer AS Lancarkan Serentetan Serangan Baru ke Iran

"Sebuah negara besar seperti Amerika Serikat, yang saya yakini telah lama berjuang melawan pembajakan, tidak bisa sekarang menjadi pembajak," dia menambahkan.

Lula juga memperingatkan bahwa konflik tersebut telah mendorong kenaikan harga bahan makanan pokok di Brasil termasuk kacang-kacangan, beras, tomat, dan bawang, serta bahan bakar.

Baca juga :
Perundingan Baru, AS Tuntut Iran Bebaskan Selat Hormuz
Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Luiz Inacio Lula da Silva Presiden Brasil Blokade Selat Hormuz Pembajakan AS

Terpopuler

Minggu, 12/07/2026 05:05 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Prancis vs Spanyol

Senin, 13/07/2026 02:02 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Inggris vs Argentina

Senin, 13/07/2026 04:04 WIB
Olahraga

Prediksi Starting XI Timnas Prancis vs Spanyol

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777