https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

India dan Pakistan Minta Tayangan Film Doraemon Dilarang

Redaksi | Jum'at, 07/10/2016 16:38 WIB



Film kartun Doraemon dianggap para aktivis sosial di India dan Pakistan memengaruhi perilaku buruk anak-anak untuk bergantung kepada orang lain dan selalu membantah peirntah orang tuanya.

Islamabad - Para aktivis sosial di Pakistan dan India mendorong pemerintah setempat untuk melarang tayangan film kartun Doraemon. Menurut mereka film kucing biru asal Jepang tersebut membuat pengaruh buruk dan merusak moral anak-anak.

Sebagaimana laporan The Guardian pada Jumat (7/10) bahwa telah beredar luas resolusi yang meminta pihak berwenang di Pakistan untuk melarang tayangan Doraemon, sebuah kucing robot biru dari abad ke-22. Menurut laporan media setempat, film tersebut mendorong anak-anak untuk berperilaku buruk di sekolah dan di rumah.

"Bahasa yang disampaikan dalam kartun tersebut menghancurkan norma-norma sosial kami," demikian bunyi resolusi yang dikutip dari The Guardian, disampaikan kepada otoritas lembaga penyiaran Pakistan dan memintanya untuk segera melarang tayangan film tersebut dari layar TV.

Baca juga :
Prabowo Perintahkan Menteri Bersihkan Pungli dan Korupsi di Birokrasi

"Anak-anak kita tidak sadar mempelajari kata-kata Hindi, yang merusak kemurnian bahasa dan mendistorsi keyakinan agama kami," tulis resolusi itu, yang juga menyatakan keprihatinannya bahwa Doraemon dalam tayangan memakai bahasa Hindi, bukan Urdu, seperti kebanyakan pemirsa di Pakistan.

Sementara itu, Ashish Chaturvedi, seorang aktivis sosial terkemuka India, mendesak pemerintah dan lembaga penyiaran untuk melarang kartun Doraemon, meskipun sangat populer di India.

Baca juga :
Prabowo Cerita Dibantu Megawati Saat Luntang-Lantung

Chaturvedi mengatakan bahwa Doraemon dan Nobita, anak sekolah yang malang itu, telah memberi contoh yang buruk bagi anak-anak, yang selalu bertanya balik pada orangtuanya, dan menolak mengerjakan PR-nya.

"Bagaimanapun, penggunaan gadget dan acara tersebut mendorong anak-anak untuk bergantung pada orang lain daripada memecahkan masalah untuk diri mereka sendiri," ucap para pencela Doraemon.

Baca juga :
Momen Pemain Arsenal Merayakan Juara Liga Inggris

Chaturvedi mengakui, bahwa pada tahun 2013, skandal ujian perbaikan pekerjaan pemerintah dan beberapa tempat perguruan tinggi di negara bagian Madhnya Pradesh sebagian terinspirasi Doraemon dan keunikan Nobita.

Doraemon, kartun kucing biru kreasi Fujiko F Fujio itu telah banyak ditayangkan televisi luar negeri. Film tersebut telah dialih bahasakan lebih dari 30 bahasa, dan Doraemon mendapat penghargaan dari majalah Time sebagai salah satu hero Asia. Pada tahun 2008 Doraemon dikukuhkan sebagai duta budaya Jepang.[]

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

jurnas doraemon fiml kartun india pakistan aktivis sosial larangan tayang manga jepang time

Terpopuler

Kamis, 23/07/2026 04:04 WIB
Gaya Hidup

20 Contoh Ucapan Hari Anak Nasional yang Penuh Makna

Rabu, 22/07/2026 01:01 WIB
Humanika

22 Juli 2026: Cek Daftar Peringatan Hari Ini

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777