https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Microsoft Minta AS Akhiri Larangan Memasok Produk Huawei

Redaksi | Jum'at, 20/09/2019 08:50 WIB



Presiden Microsoft meminta Amerika Serikat untuk mengakhiri larangan memasok Huawei dengan perangkat lunak Windows untuk komputer perusahaan China. Logo perusahaan Huawei

Jakarta, Jurnas.com - Presiden Microsoft meminta Amerika Serikat untuk mengakhiri larangan memasok Huawei dengan perangkat lunak Windows untuk komputer perusahaan China.

Huawei dimasukkan dalam daftar hitam oleh pemerintahan Trump pada bulan Mei atas klaim bahwa itu merupakan ancaman bagi keamanan AS. Hal itu dinilai mencegah perusahaan Amerika menyediakannya dengan teknologi terbaru mereka.

Brad Smith mengatakan dia tidak percaya keamanan AS akan "dirusak" dengan membiarkan pelanggan Huawei menggunakan sistem operasinya atau aplikasi Office.

Baca juga :
Fasilitasi Doa Bersama untuk Republik, Gedung Putih Tuai Kritik

"Pemerintah di seluruh dunia akan memenuhi kebutuhan keamanan nasional mereka. Tapi kami percaya itu akan menjadi kesalahan pada saat yang sama untuk mencoba menarik beberapa tirai besi digital ke Samudra Pasifik. Saya pikir itu akan menahan Amerika Serikat, akan menahan demokrasi di dunia,” kata Brad dilansir BBC, Jumat (20/09).

"Kami adalah salah satu dari sejumlah perusahaan yang telah menerapkan dengan departemen Perdagangan AS sehingga kami dapat terus menyediakan sistem operasi perangkat lunak kami ke Huawei untuk perangkat seperti laptop,” tambahnya.

Baca juga :
Usai Kunjungan Trump, China bakal Beli Pesawat dari Amerika Serikat

"Mungkin ada beberapa masalah yang memerlukan pendekatan sekitar 5G tetapi orang harus bertanya apakah itu pendekatan yang tepat untuk semua peralatan yang mungkin dibuat oleh perusahaan tertentu."

Sekretaris Perdagangan AS Wilbur Ross mengatakan pada bulan Juli departemennya akan mengeluarkan lisensi untuk membebaskan perusahaan dari larangan penjualan teknologi ke Huawei, selama tidak ada ancaman terhadap keamanan nasional AS.

Baca juga :
Trump Sebut AS dan China Sama-sama Tak Ingin Iran Punya Senjata Nuklir

Namun hal itu tidak akan memengaruhi perintah terpisah dari Presiden AS Donald Trump yang secara efektif melarang Huawei menjual peralatan 5G ke jaringan telekomunikasi AS.

Departemen Perdagangan tampaknya tidak mengeluarkan lisensi semacam itu meskipun telah menerima lebih dari 100 permintaan.

Sebagai hasilnya, Huawei akan meluncurkan handset andalan Android terbaru pada hari Rabu tanpa beberapa aplikasi utama Google, termasuk YouTube, Maps dan Play Store-nya.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Produk Huawei Donald Trump Perusahaan Microsoft

Terpopuler

Senin, 22/06/2026 03:03 WIB
Gaya Hidup

30 Contoh Ucapan HUT Jakarta, Cocok untuk Postingan Medsos

Selasa, 23/06/2026 12:30 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Portugal vs Uzbekistan

Senin, 22/06/2026 12:42 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Argentina vs Austria

Selasa, 23/06/2026 14:06 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Inggris vs Ghana

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777