https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Ini Panduan Al-Qur`an dan Hadis Nabi dalam Memilih Guru

Vaza Diva | Rabu, 24/06/2026 06:06 WIB



Dalam misi besar membentuk generasi yang saleh dan salihah, sosok pendidik atau guru memegang peran yang sangat krusial. Ilustrasi - pentingnya memilih guru untuk pendidikan anak di masa depan menurut Islam (Foto: Pexels/Pixabay)

Jakarta, Jurnas.com - Bagi setiap orang tua Muslim di era modern, mendidik anak bukan sekadar kewajiban, melainkan sebuah investasi jangka panjang yang bernilai hingga ke akhirat.

Dalam misi besar membentuk generasi yang saleh dan salihah, sosok pendidik atau guru memegang peran yang sangat krusial.

Guru tidak hanya bertugas mentransfer teori dan ilmu pengetahuan umum, tetapi juga menjadi arsitek yang menanamkan fondasi akidah, syariat, dan keluhuran akhlak ke dalam jiwa sang anak.

Baca juga :
Inilah Dua Golongan yang Paling Menyesal di Akhirat

Mengingat pemikiran, ucapan, dan perilaku guru sangat mudah ditiru oleh muridnya, Islam memberikan panduan ketat agar orang tua tidak salah memilih mentor bagi buah hati mereka.

Allah SWT telah mengingatkan umat-Nya agar selalu bersikap selektif dan hanya merujuk kepada orang-orang yang kompeten, bertakwa, serta memiliki pemahaman yang lurus. Tuntunan ini diabadikan secara jelas dalam Surat An-Nahl ayat 43:

Baca juga :
Menikahi Janda Anak Satu, Apakah Wajib Menafkahi Anaknya?

فَاسْأَلُوا أَهْلَ الذِّكْرِ إِن كُنتُمْ لَا تَعْلَمُونَ

Artinya: "...maka bertanyalah kepada orang yang mempunyai pengetahuan jika kamu tidak mengetahui." (QS. An-Nahl: 43).

Baca juga :
Menikahi Janda, Benarkah Ada Pahala dan Keutamaan Tersendiri?

Ayat ini menegaskan bahwa dalam urusan apa pun, termasuk pendidikan agama dan karakter anak, kita wajib mempercayakannya kepada figur yang benar-benar memiliki rekam jejak bersih dan pemahaman agama yang mendalam.

Menyerahkan pendidikan anak kepada sekolah atau guru yang tidak kompeten bukan sekadar taruhan akademis, melainkan ancaman bagi masa depan moral mereka.

Rasulullah SAW menaruh perhatian serius terhadap perkara amanah kepemimpinan dan keahlian ini.

Dalam sebuah hadis sahih, beliau memperingatkan akan datangnya kehancuran jika suatu urusan dipegang oleh orang yang salah:

إِذَا وُسِّدَ الأَمْرُ إِلَى غَيْرِ أَهْلِهِ فَانْتَظِرِ السَّاعَةَ

Artinya: "Jika urusan diserahkan kepada yang bukan ahlinya, maka tunggulah hari kiamat (kehancurannya)." (HR. Bukhari).

Senada dengan peringatan tersebut, ulama tabiin terkemuka, Imam Muhammad bin Sirin, juga pernah memberikan pesan emas yang sangat populer di kalangan penuntut ilmu:

إِنَّ هَذَا الْعِلْمَ دِينٌ، فَانْظُرُوا عَمَّنْ تَأْخُذُونَ دِينَكُمْ

Artinya: "Sesungguhnya ilmu (agama) ini adalah bagian dari agama, maka perhatikanlah dari siapa kalian mengambil agama kalian." (Riwayat Muslim).

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Info Keislaman Pendidikan Anak Mencari Guru Masa Depan Anak

Terpopuler

Senin, 22/06/2026 03:03 WIB
Gaya Hidup

30 Contoh Ucapan HUT Jakarta, Cocok untuk Postingan Medsos

Selasa, 23/06/2026 12:30 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Portugal vs Uzbekistan

Senin, 22/06/2026 12:42 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Argentina vs Austria

Selasa, 23/06/2026 14:06 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Inggris vs Ghana

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777