https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Waspada Hari Terpanas Juni, Suhu Kota Besar Tembus di Atas 40 Derajat

Muhammad Habib Saifullah | Selasa, 23/06/2026 23:11 WIB



Para ahli meteorologi Spanyol memperingatkan Selasa (23/6) bisa menjadi hari terpanas selama Juni yang intens mendorong suhu di atas 40 derajat Celsius Ilustrasi suhu panas. Foto: kupastuntas

Jakarta, Jurnas.com - Para ahli meteorologi Spanyol memperingatkan bahwa Selasa (23/6) bisa menjadi hari terpanas selama Juni karena kubah panas (heat dome) yang intens mendorong suhu di atas 40 derajat Celsius di sebagian besar wilayah negara itu.

Tingkat peringatan tertinggi diberlakukan oleh Badan Meteorologi Spanyol (AEMET) di sejumlah wilayah Andalusia, Wilayah Basque, dan Cantabria, di mana suhu diperkirakan mencapai 44 derajat Celsius.

Sekitar 17 dari 50 ibu kota provinsi di Spanyol diperkirakan mengalami suhu di atas 40 derajat Celsius. Fenomena malam tropis, ketika suhu tidak turun di bawah 20 derajat Celsius, juga diperkirakan terjadi secara luas sehingga bangunan sulit mendingin.

Baca juga :
Dunia Catat Tanggal Tiga Juli Sebagai Hari Terpanas dalam Sejarah

"Selasa bisa menjadi hari terpanas yang pernah tercatat pada Juni dan mendekati rekor hari terpanas sepanjang sejarah," kata meteorolog RTVE Marc Santandreu.

Gelombang panas mulai terjadi pada Minggu dan telah memecahkan sejumlah rekor suhu.

Baca juga :
Lautan Capai Rekor Terpanas dan Paling Asam Tahun Lalu

AEMET menyatakan suhu malam hari di beberapa wilayah tenggara Spanyol tetap berada di atas 30 derajat Celsius selama tiga hari berturut-turut. Peristiwa itu belum pernah terjadi sebelumnya pada Juni di Semenanjung Iberia.

Kota Palma de Mallorca juga mencatat malam terpanas pada Juni dalam sejarah pengamatannya.

Baca juga :
Suhu Lautan Terpanas Terjadi pada 2019

Gelombang panas ekstrem tersebut dipicu kubah panas yang membentang di sebagian besar Eropa Barat, bersamaan dengan masuknya massa udara sangat panas dan kering dari Gurun Sahara ke arah utara.

Menurut AEMET, sistem tekanan tinggi di daratan Eropa dan sistem tekanan rendah di sebelah barat Semenanjung Iberia mendorong massa udara Sahara bergerak ke utara.

Berdasarkan analisis Climate Shift Index, perubahan iklim membuat kemungkinan terjadinya gelombang panas ekstrem ini setidaknya lima kali lebih besar.

Kombinasi pola cuaca tersebut dan intensitas sinar matahari musim panas diperkirakan menghasilkan suhu yang sangat tinggi dan bertahan setidaknya hingga pertengahan pekan.

Sejumlah negara Eropa lainnya, termasuk Prancis, Italia, Swiss, Luksemburg, Belanda, dan Inggris, juga telah mengeluarkan peringatan level tertinggi untuk cuaca panas.

Sumber: Anadolu

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Fenomena Heat Dome Suhu Terpanas Suhu Spanyol

Terkini | Rabu, 24/06/2026 00:30 WIB

Terpopuler

Senin, 22/06/2026 03:03 WIB
Gaya Hidup

30 Contoh Ucapan HUT Jakarta, Cocok untuk Postingan Medsos

Selasa, 23/06/2026 12:30 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Portugal vs Uzbekistan

Senin, 22/06/2026 12:42 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Argentina vs Austria

Senin, 22/06/2026 04:04 WIB
Humanika

Peringatan HUT Jakarta Setiap 22 Juni, Ini Sejarahnya

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777