https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Debat Konstitusi MPR di Bali Bahas Pemilu

Herwin Wijaya | Sabtu, 27/04/2019 17:15 WIB



Anggota MPR Bambang Sadono menyambut baik acara debat Konstitusi MPR yang bertujuan untuk memotivasi para calon penegak hukum agar mereka mempunyai lebih banyak referensi ketatanegaraan. Acara Debat Konstitusi MPR diikuti oleh empat perguruan tinggi di Denpasar Bali.

Jakarta, Jurnas.com - Anggota MPR Bambang Sadono menyambut baik acara debat Konstitusi MPR yang bertujuan untuk memotivasi para calon penegak hukum agar mereka mempunyai lebih banyak referensi ketatanegaraan.

Hal itu disampaikannya pada Sabtu, 27 April 2019 saat penyelenggaraan Debat Konstitusi MPR putaran terakhir dengan tema-tema "Titik Berat Pelaksanaan Otonomi Daerah di Tingkat Propinsi, Kabupaten/Kota sebagai Wilayah Administratif", "Calon Presiden dan calon Wakil Presiden independen dalam Pemilu", "Sistem Proporsional Tertutup dalam Pemilu Legislatif", Penghapusan Ketentuan Tertutup Pembatasan Masa Jabatan Wakil Presiden", "Penegasan keanggotaan DPD harus berasal dari non anggota partai politik" dan tema " Penghapusan ketentuan Parliamentary Threshold.

Debat ini diikuti oleh empat perguruan tinggi di Denpasar Bali yakni Universitas Udayana, Universitas Mahendradata, Universitas Mahasaraswati dan Universitas Pendidikan Ganesha.

Baca juga :
Puan Sebut Kehadiran Prabowo Tegaskan RAPBN 2027 untuk Rakyat

Bertindak sebagai dewan juri dalam kegiatan ini adalah Pimpinan dan Anggota Badan Kajian MPR Dr. Delis Jukarson Hehi, Martin Hutabarat, Prof. Hendrawan Supratikno, Bambang Sadono dsn Prof. Farouk Muhammad.

Puncak acara Debat Konstitusi MPR akan dilaksanakan bertepatan pada peringatan hari ulang tahun MPR pada bulan Agustus 2019 mendatang, jelas Yana Indrawan Kepala Biro Kajian MPR RI di sela acara.

Baca juga :
KPK Sita 4 Mobil dari Rumah Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko

Yana menambahkan, kedalaman sangat penting ketika masing-masing tim tidak hanya mengungkap permukaan.

Konsistensi juga diperlukan, tambahnya, "sampaikan gagasan gagasan baru dan signifikan. Keluasan juga diperlukan oleh masing masing peserta debat" demikian dijelaskan Yana.

Baca juga :
Sambut Fase Armuzna, Jemaah Dianjurkan Baca Shalawat 1.000 Kali per Hari
Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kinerja MPR

Terpopuler

Kamis, 23/07/2026 04:04 WIB
Gaya Hidup

20 Contoh Ucapan Hari Anak Nasional yang Penuh Makna

Rabu, 22/07/2026 01:01 WIB
Humanika

22 Juli 2026: Cek Daftar Peringatan Hari Ini

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777