https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Pahami Risiko dan Pencegahan Penyakit Ginjal

Eka Wahyu Pramita | Jum'at, 15/03/2019 17:31 WIB



Pada awalnya tidak ditemukan gejala yang khas sehingga penyakit ginjal sering terlambat diketahui.  Ilustrasi menjaga kesehatan

Jurnas.com - Penyakit ginjal adalah kelainan yang mengenai organ ginjal yang timbul akibat berbagai faktor,

misalnya infeksi, tumor, kelainan bawaan, penyakit metabolik atau degeneratif, dan lain-lain.

Penyakit ginjal kronik, biasanya timbul secara perlahan dan sifatnya menahun.
Pada awalnya tidak ditemukan gejala yang khas sehingga penyakit ini sering terlambat diketahui.

Baca juga :
5 Minuman yang Diam-diam Mempercepat Kerusakan Ginjal

Oleh karena itu sangat penting untuk mengenali faktor risiko penyakit ginjal. Faktor risiko ini dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu faktor risiko yang dapat dimodifikasi (dapat diubah) dan yang tidak dapat dimodifikasi.

Faktor risiko tidak dapat dimodifikasi:

Baca juga :
Ini 7 Gejala Awal Penyakit Ginjal yang Wajib Diketahui Sebelum Terlambat

1. Riwayat keluarga dengan penyakit ginjal
2. Kelahiran prematur
3. Usia tua

Faktor risiko yang dapat dimodifikasi:

Baca juga :
Penyakit Ginjal Jarang Disadari, Ini Penyebabnya

1. Diabetes (tipe 2)
2. Hipertensi
3. Konsumsi obat yang toksik untuk ginjal diantaranya obat penghilang nyeri
3. Napza

Pencegahan penyakit ginjal

Penyakit ginjal kronis awalnya tidak menunjukkan tanda dan gejala namun dapat berjalan progresif
menjadi gagal ginjal.

Tetapi jika penyakit ginjal kronik dapat dikenali secara dini, maka pengobatan
dapat segera dimulai, dengan demikian komplikasi akibat penyakit ini dapat dicegah.

Demikian pula pengenalan dan pengobatan hipertensi dan diabetes melitus secara awal serta berkesinambungan dapat mencegah penyakit ginjal kronik.

Pemeriksaan fungsi ginjal penting dilakukan untuk mengidentifikasi adanya penyakit ginjal sedini
mungkin agar penatalaksanaan yang efektif dapat diberikan.

Untuk mengetahui penurunan fungsi
ginjal sejak dini dapat dilakukan dengan pemeriksaan darah dan urin meliputi:

1. Pemeriksaan darah dengan melihat kadar kreatinin, ureum, Laju Filtrasi Glomerulus (LFG)
2. Pemeriksaan urin dengan melihat kadar albumin dan sel darah merah

Pencegahan PGK Bila ditemukan Tanda dan Gejala

Dilakukan pada populasi sehat dengan perilaku “ CERDIK ” yaitu:

C: Cek kesehatan secara berkala,
E: Enyahkan asap rokok,
R: Rajin aktifitas fisik,
D: Diet sehat dengan kalori seimbang,
I: Istirahat yang cukup dan
K: Kelola stress

Tanda dan gejala yang timbul karena penyakit ginjal biasanya sangat umum (juga tampak pada penyakit lain) seperti:

1. Tekanan darah tinggi
2. Perubahan jumlah kencing dan berapa kali kencing dalam sehari
3. Adanya darah dalam kencing
4. Rasa lemah serta sulit tidur
5. Kehilangan nafsu makan
6. Sakit kepala
7. Tidak dapat berkonsentrasi
8. Gatal
9. Sesak
10. Mual dan muntah
11. Bengkak, terutama pada kaki dan pergelangan kaki, bengkak pada kelopak mata waktu bangun tidur pagi hari.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Penyakit Ginjal Faktor Risiko

Terkini | Selasa, 19/05/2026 18:05 WIB

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777