https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Indonesia Jadi Market Focus di London Book Fair 2019

Redaksi | Rabu, 06/03/2019 05:30 WIB



Ajang tahunan yang digelar pada 12-14 Maret ini akan menampilkan 450 judul buku karya penulis Tanah Air di tengah gerai seluas 600 meter persegi, dengan mengusung tema `17.000 Island of Imagination`. Kepala Bekraf Triawan Munaf (tengah) bersama Duta Besar Inggris untuk Indonesia Moazzam Malik (dua dari kiri) dan Dirjen Kebudayaan Kemdikbud Hilmar Farid (tiga dari kanan)

Jakarta, Jurnas.com – Indonesia mendapat kehormatan menjadi Market Focus dalam kegiatan London Book Fair 2019 di Olympia, Kensington, London, Inggris.

Ajang tahunan yang digelar pada 12-14 Maret ini akan menampilkan 450 judul buku karya penulis Tanah Air di tengah gerai seluas 600 meter persegi, dengan mengusung tema `17.000 Island of Imagination`.

Ketua Harian Pelaksana Laura Bangun Prinsloo mengatakan, London Book Fair 2019 menjadi kesempatan untuk menjual hak cipta (copy right) penulis Indonesia, kepada khalayak internasional. Juga, lanjut Laura, untuk memperkuat ikatan intelektua Indonesia dan dunia.

Baca juga :
12 Penulis Top Indonesia Bakal Mejeng di London Book Fair 2019

“Sebagai negara terbesar keempat di dunia, dengan sejumlah besar orang muda dan kreatif, kami ingin Indonesia mengambil tempat yang layak di antara penyedia konten utama dunia,” kata Laura kepada awak media pada Selasa (6/3) di Kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) Jakarta.

“Indonesia adalah negara kepulauan dengan kekayaan budaya dan intelektual yang luar biasa. Kami ingin mengajak semua orang untuk menemukan 17.000 pulau imajinasi di Indonesia,” sambung dia.

Baca juga :
Indonesia Hadir di London Book Fair 2018

Sementara Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf menyebut usaha penerbitan menyumbang 6,29 persen untuk GDP, atau urutan kelima setelah kuliner, fesyen, kerajinan tanga, dan broadcasting.

“Dengan memimpin acara Indonesia Market Focus Country di London Book Fair 2019 ini, Bekraf memperkenalkan tidak hanya kekayaan konten yang ditampilkan buku-buku Indonesia namun juga subsektor terkait lainnya,” kata Triawan.

Kehadiran Indonesia sebagai Market Focus disambut positif oleh Duta Besar Inggris untuk Indonesia Moazzam Malik. Dia menyebut London Book Fair 2010 merupakan peluang untuk mengenalkan budaya, seni, dan sastra Indonesia kepada dunia.

London Book Fair 2019, lanjut Moazzam, juga menjadi perayaan hubungan diplomatik Inggris dan Indonesia yang sudah berusia 70 tahun.

“Saya berharap hubungan Inggris-Indonesia dapat terus ditingkatkan melalui kerjasama yang saling menguntungkan dan memajukan,” harap Moazzam.

“Saya juga berharap para penulis Indonesia dapat terus meningkatkan kreativitasnya di kancah dunia,” imbuh dia.

Di ajang London Book Fair, Indonesia tak hanya menampilkan subsektor penerbitan, namun juga subsektor lainnya yaitu Kuliner, Fashion, Film, Seni Pertunjukan, Komik, Eksibisi Arsitektur dan Desain Grafis, Ilustrasi, Boardgames, dan Digital Animasi.

Dengan seluruh subsektor tersebut, panitia telah merancang total 120 acara yang berlangsung tidak hanya di Olympia, tetapi juga di berbagai venue di seluruh kota London.

Dan untuk mendukung target 50 penjualan hak cipta konten penerbitan di London Book Fair 2019 ini, salah satu program yang disusun oleh panitia dan British Council sebagai mitra London Book Fair bagi negara-negara market focus adalah memilih 12 penulis Indonesia untuk tampil di sejumlah acara di London yang bertujuan untuk memperkenalkan kekayaan literasi Indonesia.

Kedua belas penulis yang mewakili beragam kategori buku, yakni fiksi, nonfiksi, buku anak, dan komik. Mereka adalah Agustinus Wibowo, Clara Ng, Dewi Lestari, Faisal Oddang, Intan Paramaditha, Laksmi Pamuntjak, Leila S. Chudori, Nirwan Dewanto, Norman Erikson Pasaribu, Reda Gaudiamo, Seno Gumira Ajidarma, dan Sheila Rooswitha Putri.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

London Book Fair Market Focus

Terkini | Jum'at, 17/07/2026 18:01 WIB

Gaya Hidup

Studi Ungkap Alasan Wanita Terlihat Lebih Jago Multitasking daripada Pria

News

Legislator NasDem Sebut KemenP2MI Sigap Tangani Aduan Pekerja Migran

News

China-Pakistan Serukan Iran dan AS untuk Menghentikan Permusuhan

News

Korupsi Febrie Adriansyah, Polisi Serahkan Tersangka dan Barbuk ke Kejagung

News

Berantas Rokok Ilegal Lebih Efektif Ketimbang Tambah Beban Pajak

News

Kejagung Periksa Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sebagai Tersangka

News

Trump Kesal Dikritik Netanyahu Soal Penjualan F-35 ke Turkiye

Humanika

Ini 6 Amalan yang Bisa Menerangi Gelapnya Alam Kubur Kamu Kelak

News

Puji Sistem Digital Inkop TKBM, Wamenaker Ingatkan Pentingnya Prioritas K3

News

Komisi IX Apresiasi Kinerja KemenP2MI, Dorong Penguatan Pemberantasan TPPO

News

Legislator PKB Desak Pertamina Segera Normalisasi Distribusi BBM di Sumut

News

DPR Soroti Selisih Harga BBM yang Picu Penyalahgunaan Subsidi

News

Baleg DPR Dorong RUU Masyarakat Adat Beri Kepastian Hukum Berkeadilan

News

KPK Cecar Anggota BPK Bobby Terkait Pengaturan Audit Muara Enim

News

KPK Selesaikan Laporan Amplop Raja Juli, Penyidikan Kasus Tetap Jalan

Gaya Hidup

Bahaya Asap Kebakaran Hutan, Bisa Rusak Paru-paru, Jantung hingga Otak

Olahraga

Ternyata Ini Alasan Ada Perebutan Peringkat Tiga Piala Dunia

News

Mentrans Instruksikan Telusuri Tumpang Tindih Lahan Transmigrasi-HGU Sawit

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777