https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Mendes PDTT: Dukung Prukades Kopi, Minuman ini Sudah Jadi Gaya Hidup

Herwin Wijaya | Jum'at, 20/07/2018 14:15 WIB



UMP Indonesia mampu naik hingga dua kali lipat per lima tahun. Hal tersebut dikatakan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo Mendes PDTT, Eko Putro sandjojo

Jakarta - Indonesia adalah negara berkembang dengan Upah Minimum Provinsi (UMP) yang terus mengalami peningkatan. Tak tanggung-tanggung, UMP Indonesia mampu naik hingga dua kali lipat per lima tahun.

Hal tersebut dikatakan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo saat membuka Festival Kopi Nusantara yang digelar Harian Kompas di Bentara Budaya, Jakarta, Kamis (19/7) malam.

Menurut dia, kenaikan UMP Indonesia tersebut akan berdampak pada berkurangnya penyerapan jumlah tenaga kerja di bidang pertanian yang lokusnya ada di desa. Hal ini tentu menjadi ancaman bagi peningkatan angka pengangguran di desa.

Baca juga :
Apa yang Terjadi Jika Berhenti Minum Kopi Selama Dua Minggu?
"Indonesia adalah negara berkembang yang UMP-nya naik setiap lima tahun itu double (dua kali lipat)," katanya

Jadi kalau sekarang UMP Rp3,5 juta, lanjut Mendes Eko, lima tahun lagi pasti Rp7 juta, sepuluh tahun lagi akan  jadi 14 juta, dan 15 tahun lagi akan naik Rp28 juta.

Baca juga :
Matcha atau Kopi, Mana yang Lebih Efektif untuk Atasi Kantuk?

"Nah kalau ini terjadi, sektor pertanian pasti tidak ekonomis lagi kalau tidak melakukan intensifikasi. Jadi meskipun jumlah produksinya naik,tapi penyerapan tenaga kerjanya pasti akan berkurang," terangnya.

Untuk mengantisipasi pengurangan tenaga kerja di sektor pertanian tersebut, pemerintah melakukan inovasi dengan mengembangkan ekonomi melalui sektor pariwisata. Di sektor inilah komoditi kopi dapat dikembangkan.

Baca juga :
Tren Kedai Kopi Yaman Kini Mewabah di AS
"Bicara soal sektor pariwisata tentu dibutuhkan kafe-kafe, dan kafe-kafe ini butuh kopi. Salah satu yang sukses membuat kafe-kafe itu Desa Pujon Kidul," ungkapnya.

Menteri Eko mengatakan, seiring dengan semakin meningkat dan melekatnya kopi dengan gaya hidup masyarakat Indonesia, maka kopi menjadi pilihan tepat untuk dikembangkan melalui program Prukades (Produk Unggulan Kawasan Perdesaan).

Menurutnya, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi bersama beberapa kementerian/lembaga terkait telah memilih kopi untuk bersama-sama dikembangkan sebagai produk unggulan desa.

"Semakin banyak yang minum kopi, petani kopi di desa juga akan semakin sejahtera," ujarnya.

Untuk diketahui, Prukades sendiri merupakan salah satu program unggulan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi di samping Embung Desa, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), dan Sarana Olahraga Desa. 

Di sisi lain, Pemimpin Redaksi Harian Kompas, Budiman Tanuredjo juga mengatakan bahwa pengembangan produk kopi sangat melekat dengan sosok perdesaan. Sebab para petani kopi hanya ada di desa.

Untuk itu ia mendukung ekspedisi kuliner Indonesia terutama kopi, untuk mendeteksi dan mempromosikan ragam jenis kopi nusantara. Ia mengatakan, semakin berkembangnya kopi, maka petani kopi di desa akan semakin sejahtera.

"Kehidupan kopi adalah kehidupan perdesaan. Di mana semua petani kopi ada di desa," ujarnya.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Info Kemendes Kopi Eko Putro Sandjojo

Terkini | Minggu, 25/10/2026 20:25 WIB

Ototekno

6 Tips Merawat Mobil Tua Agar Tetap Prima dan Awet Digunakan

Gaya Hidup

6 Cara Alami Atasi Bau Ketiak Tanpa Perlu Deodoran

News

Bahas Negosiasi dan Konflik, Trump Sentil Jajaran Pemimpin Iran

News

Wamensos Dorong Muhammadiyah Perluas Akses Pendidikan Anak Keluarga Miskin

News

Militer Yaman Lumpuhkan 307 Petempur Houthi dalam 24 Jam

News

Cak Imin Dorong Penerima Bansos Mandiri, Target Kemiskinan 5 Persen di 2029

News

Target Khamis Mushait, Koalisi Arab Saudi Cegat Rudal Jelajah Houthi

News

Ajak Rakyat Rasional, Fahri: Kebijakan Prabowo untuk Menutup Kebocoran

News

Bentrokan Pecah di Roma, Massa Lempar Benda Peledak ke Polisi

Gaya Hidup

Bulan Purnama Hunter`s Moon Muncul 25–26 Oktober, Ini Cara Mengamatinya

News

Widya Pratiwi Kawal Penerbitan 27 Sertipikat Tanah Transmigran di Maluku

News

Cak Imin Dorong Pesantren Jadi Penjaga Hutan dan Pencegah Karhutla

News

Kabut Asap 2026: Krisis Tidak Dapat Dibebankan kepada Indonesia Semata

News

Waspada Modus BSU 2026, Kemnaker Minta Pekerja Lindungi Data Pribadi

News

Bandara Riyadh Ubah Terminal Mulai 25 Oktober, Penumpang Diminta Cek Jadwal

News

Demo Anak Muda di Barcelona Berujung Ricuh, Toko Dijarah-Kontainer Dibakar

Humanika

Waktu Terbaik Membaca Ayat Kursi dalam Hadis Nabi Muhammad

News

Demo Yellow Vests, Prancis Dilaporkan Minta Operator Siaga Batasi Medsos

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777