https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Bahas Negosiasi dan Konflik, Trump Sentil Jajaran Pemimpin Iran

Muhammad Habib Saifullah | Minggu, 25/10/2026 18:35 WIB



Presiden AS Donald Trump mengatakan dia perlu berhenti membunuh para pemimpin Iran untuk mengetahui dengan siapa AS sedang bernegosiasi. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump (Foto: Anadolu)

Jakarta, Jurnas.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan dia perlu berhenti membunuh para pemimpin Iran untuk mengetahui dengan siapa AS sedang bernegosiasi, sambil menegaskan kembali pendiriannya bahwa Iran tidak boleh diizinkan mengembangkan senjata nuklir.

"Saya harus berhenti (membunuh para pemimpin Iran), karena saya harus mencari tahu dengan siapa sebenarnya kami sedang bernegosiasi," , kata Trump dalam sebuah rapat umum kampanye di Georgia, AS, Sabtu (24/10).

Trump mengatakan Iran tidak memiliki pesawat terbang maupun kapal.

Baca juga :
Tuding Pakai Nama Palsu, Trump Tuntut Ilhan Omar Segera Mundur dari Kongres

"Tidak punya apa-apa, tidak punya pemimpin. Pemimpin tingkat satu sudah tewas, pemimpin tingkat dua juga sudah tewas," kata Trump.

Dia juga mengulangi lagi penjelasannya mengenai kehancuran militer dan jajaran kepemimpinan Iran akibat serangan AS.

Baca juga :
Trump Kecam Sikap LeBron James saat Nyanyikan Lagu Kebangsaan AS

Trump juga membela diri atas keputusannya pada 2018 untuk mengakhiri kesepakatan nuklir Iran yang dicapai saat kepemimpinan Presiden Barack Obama di 2015. Menurut dia, langkah itu diambil saat situasi kritis untuk mencegah Iran memperoleh senjata nuklir.

"Saya membatalkan salah satu kesepakatan terburuk yang pernah dibuat, yaitu Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA) yang dicapai di masa Barack Hussein Obama, atau yang oleh sebagian orang disebut kesepakatan nuklir Iran yang menjadi jalan bagi Iran untuk memperoleh senjata nuklir. Saya membatalkannya, untungnya, tepat pada waktunya," kata Trump.

Baca juga :
80 Persen Imigran yang Dideportasi Trump Tanpa Vonis Kriminal

Dia juga merujuk pada operasi militer AS pada 2025 lalu dan berlanjut pada Februari hingga Mei tahun ini.

"Kami menghancurkan kapasitas pengayaan nuklir Iran melalui Operasi Midnight Hammer dan Operasi Epic Fury. Kami telah mengalahkan mereka secara militer, finansial, dan dalam hal-hal lainnya. Kami harus memastikan bahwa mereka tidak akan pernah, sekali pun, tidak pernah memiliki senjata nuklir," ujar Trump.

Sumber: Anadolu

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Donald Trump Presiden AS Pemimpin Iran Perang Iran

Terkini | Minggu, 25/10/2026 19:24 WIB

News

Bahas Negosiasi dan Konflik, Trump Sentil Jajaran Pemimpin Iran

News

Wamensos Dorong Muhammadiyah Perluas Akses Pendidikan Anak Keluarga Miskin

News

Militer Yaman Lumpuhkan 307 Petempur Houthi dalam 24 Jam

News

Cak Imin Dorong Penerima Bansos Mandiri, Target Kemiskinan 5 Persen di 2029

News

Target Khamis Mushait, Koalisi Arab Saudi Cegat Rudal Jelajah Houthi

News

Ajak Rakyat Rasional, Fahri: Kebijakan Prabowo untuk Menutup Kebocoran

News

Bentrokan Pecah di Roma, Massa Lempar Benda Peledak ke Polisi

Gaya Hidup

Bulan Purnama Hunter`s Moon Muncul 25–26 Oktober, Ini Cara Mengamatinya

News

Widya Pratiwi Kawal Penerbitan 27 Sertipikat Tanah Transmigran di Maluku

News

Cak Imin Dorong Pesantren Jadi Penjaga Hutan dan Pencegah Karhutla

News

Kabut Asap 2026: Krisis Tidak Dapat Dibebankan kepada Indonesia Semata

News

Waspada Modus BSU 2026, Kemnaker Minta Pekerja Lindungi Data Pribadi

News

Bandara Riyadh Ubah Terminal Mulai 25 Oktober, Penumpang Diminta Cek Jadwal

News

Demo Anak Muda di Barcelona Berujung Ricuh, Toko Dijarah-Kontainer Dibakar

Humanika

Waktu Terbaik Membaca Ayat Kursi dalam Hadis Nabi Muhammad

News

Demo Yellow Vests, Prancis Dilaporkan Minta Operator Siaga Batasi Medsos

Humanika

Nabi Diutus untuk Menyempurnakan Akhlak, Ini Maknanya

Humanika

Pentingnya Mendengarkan Nasihat dari Orang Bijak

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777