Minat baca di Indonesia hanya 0,001 artinya hanya 1 dari 1.000 penduduk yang memiliki minat baca
Jakarta - Dalam rangka Hari Buku Sedunia yang jatuh setiap tanggal 23 April, PT Kereta Commuter Indonesia bersama Yayasan Taman Baca Inovator, Indoreadgram dan Booktube Indonesia menggelar aksi ‘keREADta’ pada Minggu (22/4).
KeREADta (baca:ke-réad-ta) merupakan gerakan membaca buku sekaligus ajakan untuk menjadikan membaca sebagai kebiasaan, khususnya di dalam Kereta Rel Listrik (KRL).“Dalam menggunakan transportasi KRL biasanya pengguna akan punya cukup waktu selama dalam perjalanan. Akan sangat disayangkan bila waktu yang ada tidak digunakan untuk membaca. Aksi ini tentu bisa menjadi inspirasi bagi penumpang KRL untuk memanfaatkan waktunya selama dalam perjalanan,” ucapnya.
Eva menambahkan, rangkaian aksi ini sejalan dengan program sosialisasi dan edukasi Rumah Baca Si Karel milik PT KCI yang saat ini sedang dalam proses pembangunan di wilayah Tenjo, Kabupaten Bogor.Diikuti oleh sekitar 400 peserta yang terdiri dari relawan-relawan pegiat literasi, aksi ini dibuka dengan flashmob membaca buku serentak di dalam KRL yang bergerak dari Stasiun Jakarta Kota dan berakhir di Stasiun Universitas Indonesia.
Kegiatan ini merupakan komitmen penting dari PT KCI dan LokomoTim yang dapat dimaknai jika transportasi umum bisa menjadi tempat yang nyaman bagi para penikmat buku sekaligus memberi stimulus kepada pengguna jasa lain untuk selanjutnya membiasakan diri membaca buku di mana saja.Sebagaimana yang dinyatakan penulis pemenang American Printz Award asal Inggris, Aidan Chambers, readers are made, not born.Selamat Hari Buku Sedunia!