https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Hakan Sukur, Dulu Dielukan Kini Jadi Buronan

Mutiul Alim | Sabtu, 10/03/2018 08:03 WIB



Tak ada yang tak kenal dengan nama Hakan Sukur. Dia adalah pesepakbola legendaris yang dimiliki oleh Turki Hakan Sukur (foto: Getty Images)

Jakarta - Tak ada yang tak kenal dengan nama Hakan Sukur. Dia adalah pesepakbola legendaris yang dimiliki oleh Turki pada masanya. Kecerdasannya mengolah kulit bundar, membawa Galatasaray dan tim nasional Turki mampu bersaing di level internasional.

Sukur mengawali perjalanan karirnya dari Galatasaray pada Maret 1992. Selama dua musim berturut-turut, suami Elsa Elbirlik itu sukses membawa pulang Piala Super Turki. Namanya pun melambung. Walhasil Sukur mencoba tantangan baru di Serie A Italia, bersama Torino.

Tak ada catatan bagus Sukur di tanah Eropa. Anehnya, ketika kembali lagi ke Galatasaray, Sukur mampu menghadirkan trofi. Puncaknya, pada 2000 lalu, Galatasaray menjadi klub Turki pertama merebut Piala UEFA, usai menang adu penalti dari Arsenal.

Baca juga :
Berbagai Tradisi Unik Sambut Iduladha di Banten

Di timnas, nama Sukur masih menjadi legenda. Torehan 51 golnya untuk timnas, menjadikan Sukur memegang rekor pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah sepak bola Turki.

Hakan Sukur dielu-elukan. Sepanjang era 90-an, nama Sukur dan nomor punggung sembilannya menghiasi jersey sepak bola yang dipakai anak-anak Istanbul. Namun semua itu berubah sejak dia pensiun pada 2008 silam.

Baca juga :
5 Negara dengan Tradisi Sambut Idul Adha Paling Unik di Dunia

Sukur banting setir ke politik. Tiga tahun pasca pensiun dari lapangan hijau, Sukur terpilih sebagai anggota parlemen Istanbul dari Partai Keadilan. yakni kelompok politik konservatif yang memimpin Turki sejak 2002.

Hubungan Sukur dengan Presiden Recep Tayyip Erdogan terjalin baik. Dan, di saat bersamaan dia juga menjalin persahabatan dengan lawan Erdogan, Fethullah Gulen.

Baca juga :
Lima Tradisi Unik di Dunia dalam Merayakan Kenaikan Yesus Kristus

Pada pertengahan 2013, permusuhan Erdogan dan Gulen meletus. Erdogan menyalahkan Gulen sebagai dalang dari skandal korupsi. Sukur mau tak mau terkena getahnya.

Gonjang-ganjing politik di Turki mulai membawa dampak buruk bagi Sukur. Pada 2016 lalu, Sukur didakwa telah menghina Presiden Erdogan lewat Twitter. Pembelaannya ditolak oleh jaksa.

Juli 2017, kudeta pecah. Sukur dituding sebagai antek-antek Gulen, yang akhirnya menjadikannya sebagai seorang buronan. Kondisi itu memaksanya lari ke San Fransisco, Amerika Serikat.

Di AS, Sukur berstatus sebagai DPO. Demi menyambung hidup, ia mengelola sebuah toko roti dan kafe yang kawasan Palo Alto.

Dilansir dari The Sun, laporan terakhir menyebutkan Sukur hidup serba berkecukupan. Rumahnya bernilai tiga juta pounds. Sukur juga memiliki tiga mobil mewah dan kehidupan yang serba mentereng.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Unik Hakan Sukur Turki

Humanika

Kamis, 16/07/2026 09:09 WIB

Niat Puasa Senin dan Kamis di Bulan Safar

Kamis, 16/07/2026 07:07 WIB

Adab Menginap di Hotel Makkah dan Madinah

Kamis, 16/07/2026 01:01 WIB

16 Juli 2026: Cek Daftar Peringatan Hari Ini

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777