Pekerja manufaktur (Foto: Industry Today)
JAKARTA - Badan Ketenagakerjaan Federal Jerman menyatakan bahwa industri manufaktur Jerman kehilangan 177.000 lapangan kerja sepanjang 2025.
"Pada 2025, jumlah tenaga kerja yang bekerja di sektor manufaktur Jerman berkurang sebanyak 177.000 orang," demikian pernyataan badan tersebut pada Rabu.
Badan itu menyebutkan, hingga Desember 2025 terdapat sekitar 6,5 juta orang yang bekerja di sektor manufaktur, atau hampir seperlima dari seluruh tenaga kerja yang tercatat secara resmi bekerja di Jerman.
Pertumbuhan lapangan kerja di sektor lain tidak mampu menutupi penurunan tersebut. Secara keseluruhan, jumlah tenaga kerja di seluruh sektor ekonomi Jerman menyusut 108.000 orang sepanjang 2025.
Penurunan terbesar terjadi pada industri otomotif dan komponen kendaraan yang kehilangan 52.000 pekerjaan. Sektor rekayasa mesin kehilangan 28.000 pekerjaan, sedangkan industri manufaktur produk logam kehilangan 24.000 pekerjaan.
Sementara itu, perusahaan konsultan EY melaporkan, hingga akhir kuartal pertama 2026, jumlah tenaga kerja di sektor manufaktur telah turun sebanyak 2,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Sejak 2019, sebanyak 341.500 lapangan kerja telah hilang dari sektor industri Jerman. Menurut EY, tren penurunan tersebut diperkirakan akan terus berlanjut dan bahkan semakin meningkat dalam waktu dekat.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti-OANA
Kamis, 16/07/2026 16:31 WIB