https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Saat Pemain Ingin Dijual, Mogok Latihan Jadi Jurus Pamungkas

Vaza Diva | Sabtu, 12/07/2025 14:10 WIB



Dalam dinamika sepak bola modern, relasi antara pemain dan klub sering kali berujung tarik-ulur ketika menyangkut transfer Ilustrasi - ketika pemain sepak bola profesional ingin dijual oleh klubnya, salah satu caranya dengan tidak ikut latihan (Foto: Mark Caron)

Jakarta, Jurnas.com - Dalam dunia sepak bola profesional, tidak hanya klub yang memiliki kuasa untuk menjual pemain. Terkadang, justru para pemainlah yang ingin meninggalkan klub mereka lebih dulu.

Lebih lanjut, ketika keinginan itu tidak sejalan dengan kehendak klub, berbagai cara pun ditempuh oleh pemain agar bisa “memaksa” pintu keluar dibuka, salah satunya dengan mogok latihan.

Fenomena pemain yang ingin dijual oleh klubnya sudah bukan hal asing di bursa transfer. Meski sebagian besar berakhir dengan negosiasi damai, tak sedikit pula yang menempuh jalur ekstrem, seperti tidak menghadiri latihan pramusim, menolak tampil dalam laga persahabatan, hingga mengutarakan ketidakbahagiaan secara publik melalui media sosial atau wawancara.

Baca juga :
5 Aturan Unik Sepak Bola yang Jarang Diketahui

Salah satu cara paling umum dilakukan oleh pemain yang ingin segera hengkang adalah mogok latihan. Tindakan ini merupakan sinyal kuat kepada klub bahwa sang pemain sudah tidak memiliki komitmen untuk bertahan, sekaligus memberikan tekanan agar manajemen segera melepasnya.

Contohnya baru-baru ini terjadi pada Viktor Gyokeres, striker andalan Sporting Lisbon. Ia menolak hadir dalam latihan pramusim karena merasa dijanjikan untuk dilepas jika ada tawaran yang sesuai.

Baca juga :
Berbagai Rekor Ajaib di Piala Dunia yang Sulit Dipecahkan hingga Kini

Arsenal telah mengajukan tawaran lebih dari £60 juta, namun belum juga disetujui klub. Gyokeres pun memilih absen dari latihan sebagai bentuk kekecewaan dan desakan.

Langkah serupa pernah dilakukan oleh pemain top dunia lainnya. Philippe Coutinho saat di Liverpool, Ousmane Dembélé di Borussia Dortmund, bahkan Harry Kane sempat terlambat bergabung dalam latihan Tottenham ketika ingin pindah ke Manchester City.

Baca juga :
5 Pelatih dengan Masa Tugas Paling Singkat, Ada yang Cuma 10 Menit

Namun, tidak semua pemain memilih jalur mogok. Banyak pula yang menyerahkan keputusan pada agen dan menjalani proses transfer secara profesional.

Tindakan mogok latihan bisa menjadi pedang bermata dua. Di satu sisi, itu bisa mempercepat proses transfer. Tapi di sisi lain, reputasi pemain bisa tercoreng dan klub baru mungkin mempertanyakan sikap profesionalisme mereka.

Selain itu, klub bisa menjatuhkan sanksi denda, pemotongan gaji, atau membekukan status bermain.

 

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Sepak Bola Mogok Latihan Pemain Profesional Fakta Unik

Terkini | Senin, 15/06/2026 10:54 WIB

Terpopuler

Sabtu, 13/06/2026 17:05 WIB
Olahraga

Prediksi Susunan Starting XI Timnas Brasil vs Maroko

Minggu, 14/06/2026 02:02 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Belanda vs Jepang

Minggu, 14/06/2026 12:10 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Jerman vs Timnas Curacao

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777