Bek Manchester United (MU), Lisandro Martinez (Foto: Sports Mole)
London, Jurnas.com - Bek tengah Manchester United (MU), Lisandro Martinez, merilis pernyataan resmi untuk mengklarifikasi komentar meledak-ledak yang ia sampaikan, menyusul kekalahan 0-2 Setan Merah dari Atletico Madrid di Liga Champions, pada Rabu (14/10) lalu.
Pemain bertahan Argentina berusia 28 tahun tersebut menegaskan bahwa luapan kekecewaannya lahir dari komitmen mendalam dan rasa frustrasi demi melihat klub kembali bersaing di level tertinggi, tanpa menyertakan permintaan maaf formal atas serangannya terhadap manajemen.
Kekalahan di Riyadh Air Metropolitano terjadi akibat gol kilat Pablo Barrios di menit pertama dan gol Ademola Lookman pada menit ke-79, dan United juga harus bermain dengan 10 orang usai kartu merah Leny Yoro.
Hasil buruk tersebut memperpanjang catatan tanpa kemenangan Manchester United menjadi lima pertandingan beruntun di semua kompetisi.
Dalam wawancara televisi seusai pertandingan, peraih gelar Piala Dunia 2022 itu secara terbuka membela manajer Michael Carrick dan menuntut investasi kualitas skuad yang lebih baik kepada Direktur Teknik Jason Wilcox, meskipun klub telah menggelontorkan dana besar untuk mendatangkan Carlos Baleba, Youri Tielemans, dan Andrey Santos.
"Mereka yang mengenal saya tahu bagaimana saya menjalani sepak bola, dengan semangat, komitmen, dan keinginan besar untuk menang," tulis Martinez dikutip dari Sports Mole pada Kamis (15/10).
"Ketika segalanya tidak berjalan sesuai harapan, itu terasa menyakitkan, terutama saat mewakili klub dengan sejarah dan nama besar seperti Manchester United. Kata-kata saya mencerminkan apa yang saya rasakan dan betapa saya ingin melihat klub ini bersaing memperebutkan gelar-gelar terbesar," dia menambahkan.
Martinez menegaskan bahwa dirinya menempatkan diri di barisan terdepan yang memikul tanggung jawab atas performa tim di lapangan.
"Saya tahu bahwa yang pertama dan terutama, kamilah para pemain yang harus membuktikannya, dan saya menempatkan diri saya di garis depan tanggung jawab tersebut. Saya percaya pada rekan-rekan setim, manajer kami, dan semua orang yang bekerja untuk membantu klub ini melangkah maju," dia menambahkan.
Menjelang lawatan berat menghadapi Leeds United di Liga Premier pada akhir pekan ini, masa depan dan keterlibatan Martinez dalam skuad kini diselimuti tanda tanya, menyusul potensi ancaman tindakan disipliner internal dari pihak klub.
Kamis, 15/10/2026 16:15 WIB
Kamis, 15/10/2026 15:15 WIB
Jum'at, 09/10/2026 13:05 WIB
Kamis, 15/10/2026 16:54 WIB
Kamis, 15/10/2026 16:01 WIB