https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Lawan AS Roma, Jose Mourinho Mengaku Sempat Salah Strategi

Vaza Diva | Kamis, 15/10/2026 13:05 WIB



Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, mengakui dirinya bertanggung jawab atas buruknya penampilan tim pada babak pertama saat menghadapi AS Roma. Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho (Foto: realmadrid.com)

Jakarta, Jurnas.com - Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, mengakui dirinya bertanggung jawab atas buruknya penampilan tim pada babak pertama saat menghadapi AS Roma dalam lanjutan Liga Champions 2026/2027.

Meski demikian, ia memuji perjuangan para pemain yang berhasil membalikkan keadaan dan menang 4-3.

Bermain di Stadion Olimpico, Kamis (15/10), Real Madrid sempat tertinggal 1-3 hingga menit ke-83.

Baca juga :
Fabregas Minta Como Fokus Tatap Laga Kontra Feyenoord

Namun, Los Blancos bangkit lewat gol Carlos Espí, Endrick, dan Antonio Rudiger untuk memastikan kemenangan dramatis.

Mourinho menilai Roma tampil sangat kuat pada babak pertama dan mampu menyulitkan timnya melalui pergerakan pemain di sisi lapangan.

Baca juga :
Chivu Akui Kekalahan Inter Perburuk Catatan di UCL

Situasi tersebut membuat Real Madrid kesulitan mengantisipasi serangan lawan.

“Untuk babak pertama yang buruk, tanggung jawab ada pada pelatih. Sementara untuk babak kedua yang bagus, tanggung jawab ada pada para pemain,” kata Mourinho, dikutip dari laman resmi Real Madrid pada Kamis.

Baca juga :
Miskomunikasi Allegri-De Bruyne Jadi Biang Kekalahan Napoli

Ia menjelaskan, Roma mampu memanfaatkan keunggulan jumlah pemain di sisi tertentu sehingga Real Madrid kesulitan menjaga keseimbangan pertahanan.

Mourinho kemudian melakukan perubahan taktik pada babak kedua untuk memperbaiki situasi.

Menurutnya, intensitas permainan Roma juga menjadi faktor yang diperhitungkan. Mourinho meyakini lawan tidak akan mampu mempertahankan tempo tinggi sepanjang 90 menit.

“Saya tahu energi mereka akan habis. Tidak mungkin bermain selama 90 menit dengan intensitas seperti itu. Pada babak kedua, kami mengatur ulang permainan,” ujarnya.

Meski demikian, Mourinho tidak mengklaim kemenangan tersebut sepenuhnya berasal dari perencanaan strategi.

Ia mengakui Real Madrid sempat kembali kebobolan dan berada dalam situasi sulit sebelum akhirnya membalikkan skor pada menit-menit akhir.

Mourinho juga menjelaskan bahwa pergantian pemain pada fase akhir pertandingan telah dipertimbangkan untuk mengubah jalannya laga.

Masuknya pemain seperti Endrick dan Espí terbukti membantu Real Madrid mengejar ketertinggalan.

“Jika kami memulai pertandingan dengan 11 pemain yang mengakhiri laga, saya pikir mereka akan mencetak lima gol ke gawang kami karena mustahil mempertahankan intensitas tim seperti itu,” ucapnya.

Kemenangan atas Roma menjadi hasil penting bagi Real Madrid di fase liga Liga Champions. Mourinho menyebut timnya kini mengoleksi enam poin dari dua pertandingan, setelah menghadapi dua tim kuat asal Italia.

“Enam pertandingan masih tersisa dan kami sudah memiliki enam poin. Kami telah bermain melawan dua tim Italia dengan level tertinggi. Ini sangat baik bagi kami,” kata Mourinho.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Real Madrid Jose Mourinho AS Roma Liga Champions

Terkini | Kamis, 15/10/2026 14:09 WIB

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777