Rabu, 14/10/2026 16:33 WIB

Chivu Akui Kekalahan Inter Perburuk Catatan di UCL





Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, mengakui bahwa catatan performa timnya di kompetisi elite Eropa kini berada dalam level yang mengkhawatirkan

Pelatih Inter Milan, Christian Chivu (Foto: Football-Italia)

Milan, jurnas.com - Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, mengakui bahwa catatan performa timnya di kompetisi elite Eropa kini berada dalam level yang mengkhawatirkan, menyusul kekalahan dramatis 3-4 dari Club Brugge di Giuseppe Meazza, pada Rabu (14/10).

Kekalahan tersebut menandai kekalahan ketujuh bagi Nerazzurri dari delapan pertandingan terakhir mereka di Liga Champions (UCL), sebuah rekor minor yang memukul mental dan ekspektasi klub.

Pertandingan fase liga tersebut menyajikan duel berintensitas tinggi. Inter sempat tertinggal akibat skema serangan balik cepat lawan, yang berawal dari sepak pojok milik Inter.

Kendati sempat menyamakan skor sebelum jeda dan memulai babak kedua dengan baik, Inter menyia-nyiakan dua peluang emas. Situasi tersebut memicu rasa frustrasi yang berujung pada hilangnya ketenangan dan struktur permainan tim.

Brace dari kapten Lautaro Martinez serta satu gol melengkung di menit akhir dari Ange-Yoan Bonny tidak mampu menyelamatkan Inter dari kekalahan kandang. Lini belakang Inter tercatat kembali melakukan sederet kesalahan individual fatal yang berhasil dimaksimalkan oleh penyerang Club Brugge, Nicolo Tresoldi, untuk mencetak hat-trick sensasional.

"Rasa frustrasi mulai muncul, kami menjadi terburu-buru, kehilangan keseimbangan, dan sejak skor menjadi 2-1 semuanya berjalan keliru. Kami tidak memiliki kepala dingin untuk mempertahankan rencana permainan," kata Chivu kepada Sky Sport Italia, sebagaimana dikutip Football-Italia.

Kekalahan ini menjadi pukulan telak setelah pada laga pembuka Inter juga tumbang 1-2 di markas Real Madrid, memperpanjang tren empat kekalahan beruntun di Liga Champions sejak disingkirkan Bodo/Glimt musim lalu.

Meskipun produktivitas gol Inter tetap terjaga dengan mencetak tiga gol, lini pertahanan mereka kini menjadi sorotan tajam setelah kebobolan total 14 gol hanya dalam delapan pertandingan pembuka musim ini di Serie A dan Liga Champions.

Chivu menyatakan bertanggung jawab penuh atas kelemahan taktik maupun persiapan mental anak asuhnya yang dinilai terlambat merespons pressing cepat lawan. Dia mengingatkan bahwa masih ada enam pertandingan tersisa untuk memperbaiki posisi, namun menuntut timnya untuk segera mengembalikan fokus pada pemenangan duel, bola kedua, dan kedisiplinan menjaga bentuk formasi.

KEYWORD :

Inter Milan vs Club Brugge Liga Champions Christian Chivu




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :