Pelatih FC Como, Cesc Fabregas (Foto: Football-Italia)
Milan, Jurnas.com - Pelatih kepala Como 1907, Cesc Fabregas, memperingatkan para pemainnya untuk tidak terlena dengan euforia awal kompetisi Eropa, menjelang pertandingan tandang menghadapi wakil Belanda, Feyenoord, pada Kamis (15/10) dini hari.
Como mencatatkan debut bersejarah yang gemilang di kompetisi tertinggi Eropa saat melibas RB Leipzig dengan skor telak 4-1 pada pertandingan pembuka September lalu.
Kendati demikian, performa I Lariani di kompetisi domestik Serie A sempat mengalami penurunan, usai menelan kekalahan 0-2 dari Frosinone sebelum jeda internasional dan ditahan imbang tanpa gol oleh AS Roma pada akhir pekan.
Menghadapi Feyenoord, Fabregas akan beradu taktik dengan mantan rivalnya di atas lapangan, Giovanni van Bronckhorst. Keduanya pernah saling berhadapan di final Liga Champions maupun final Piala Dunia.
Dalam kesempatan yang sama, Fabregas membantah kekhawatiran publik terkait minimnya kontribusi gol dari penyerang mudanya, Nico Paz, di level klub.
Meski bersinar dengan mencetak tiga gol bersama timnas senior Argentina selama jeda internasional, Paz baru menyumbang satu gol dan satu assist dalam enam laga Serie A. Fabregas menegaskan bahwa performa seorang pemain tidak semata-mata dinilai dari statistik angka gol.
"Dia selalu dinilai dari gol dan assist, tetapi dia menciptakan dua atau tiga aksi terbaik saat melawan Roma," ujar Fabregas dikutip Football-Italia pada Rabu (14/10).
"Dia pemain yang menentukan bagi kami, kuat, masih terus berkembang, dan baru berada di awal musim ketiganya sebagai pemain profesional," Fabregas menambahkan.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Cesc Fabregas Feyenoord vs Como Liga Champions Nico Paz



























