https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Iran Tuding Amerika Serikat Berupaya Rampok Kekayaan Negara

Muhammad Habib Saifullah | Selasa, 29/09/2026 17:15 WIB



IRGC menyatakan bahwa perang Amerika Serikat (AS) terhadap Iran sama sekali tidak berkaitan dengan program nuklir negaranya. Bendera Iran berkibar di depan gedung reaktor pembangkit listrik tenaga nuklir Bushehr. (Foto: AP Photo/Vahid Salemi)

Jakarta, Jurnas.com - Garda Revolusi Iran (IRGC) menyatakan bahwa perang Amerika Serikat (AS) terhadap Iran sama sekali tidak berkaitan dengan program nuklir negaranya.

"Amerika Serikat bertujuan untuk merampas hak rakyat kami dan memecah belah tanah air kami," kata Juru Bicara IRGC, Hossein Mohebbi.

Terkait pesan yang ditujukan kepada warga AS, Mohebbi menegaskan bahwa langkah tersebut murni untuk mengungkap fakta. "Surat kami kepada rakyat Amerika bertujuan untuk menyebarkan kebenaran, bukan untuk memengaruhi pemilihan umum Amerika," ujarnya.

Baca juga :
Pezeshkian Sebut Iran Tak Lagi Percaya Berunding dengan AS

Jenderal IRGC tersebut menjelaskan kepada warga negara AS bahwa serangan pemerintahan Presiden Donald Trump terhadap Iran tidak memiliki hubungan sama sekali dengan isu senjata nuklir.

"Tujuan utama mereka adalah merampok rakyat Iran dan kekayaan negara ini. Tujuan mereka adalah memecah belah Iran. Tujuan mereka adalah mengubah Iran kembali menjadi negara jajahan di bawah kendali mereka. Mereka sendiri sangat tahu bahwa Iran tidak pernah berupaya membuat senjata nuklir," tegas Mohebbi.

Baca juga :
Iran Janji Balas Lebih Dahsyat jika AS Kembali Serang Teheran

Sebelumnya, pada 28 Februari, AS dan Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah lokasi di Iran, yang kemudian dibalas oleh negara tersebut.

Setelah kedua pihak saling serang selama berbulan-bulan, Iran dan AS menandatangani nota kesepahaman untuk menghentikan konflik tersebut pada pertengahan Juni. Namun, serangan kembali terjadi tidak lama usai perjanjian tersebut berlaku.

Baca juga :
Pezeshkian Sebut Iran Ingin Damai, Tapi Belum Percaya AS

Hingga kini, perseteruan kedua negara masih belum dapat diselesaikan. Bahkan, AS memutuskan untuk meningkatkan tekanan ekonomi terhadap Iran sebagai upaya untuk mengakhiri konflik dengan menciptakan beban finansial tambahan bagi negara Islam tersebut.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

IRGC Iran Perang Iran Nuklir Iran

Terpopuler

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777