https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

QRIS Antarnegara Catat 17,8 Juta Transaksi

Untung Subagja | Sabtu, 26/09/2026 23:05 WIB



Nilai transaksi QRIS antarnegara dari Indonesia ke luar negeri atau outbound sebanyak 5 juta transaksi dengan nilai Rp1,85 triliun Pembayaran Sigital QRIS Mengurangi Interaksi Langsung di Tengah Pandemi, UMKM diminta pakai pembayaran digital QRIS

Jakarta, Jurnas.com - Sepanjang 2026 ini, Bank Indonesia (BI) mencatat transaksi QRIS antarnegara yang masuk ke Indonesia atau inbound telah mencapai 17,8 juta transaksi dengan nilai Rp6,2 triliun.

Hal ini menunjukkan tingginya penggunaan konektivitas pembayaran digital lintas negara, khususnya oleh wisatawan mancanegara dari enam negara Singapura, Thailand, Malaysia, Jepang, Korea Selatan dan Tiongkok, yang bertransaksi di Indonesia.

"Kalau kita lihat sekarang kita net inbound, artinya kita menerima banyak pembayaran dari turis-turis yang datang ke Indonesia. Lebih banyak dibandingkan orang Indonesia yang pergi ke enam negara tadi," kata Deputi Gubernur Bank Indonesia Filianingsih Hendarta6, di Jakarta, Sabtu (26/9/2026).

Baca juga :
Saham Ini Cuan Meski IHSG Anjlok

BI juga mencatatkan nilai transaksi QRIS antarnegara dari Indonesia ke luar negeri atau outbound sebanyak 5 juta transaksi dengan nilai Rp1,85 triliun.

Dengan demikian, nilai transaksi inbound QRIS antarnegara hingga 2026 lebih dari tiga kali lipat dibandingkan transaksi outbound.

Baca juga :
Film Bioskop di Oktober: Dari Teror Horor Hingga Drama Emosional

Fili mengatakan perkembangan tersebut menjadi salah satu hasil dari penguatan konektivitas pembayaran lintas negara yang dilakukan BI bersama industri dan negara mitra.

Hingga 2026, QRIS antarnegara telah memfasilitasi konektivitas pembayaran dengan enam negara. BI juga terus memperluas jangkauan konektivitas tersebut, antara lain melalui penandatanganan nota kesepahaman dengan Hong Kong dan Timor-Leste.

Baca juga :
Pekan Ini, IHSG Anjlok 3,09 Persen

Menurut Fili, pengembangan QRIS antarnegara tidak hanya ditujukan untuk mempermudah transaksi masyarakat ketika bepergian ke negara lain, tetapi juga menjadi bagian dari konektivitas ekonomi antarnegara.

Dia menilai konektivitas pembayaran dapat mendukung aktivitas perdagangan dan pariwisata sekaligus membuka akses bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) ke pasar yang lebih luas.

"Pada akhirnya tujuan kita untuk membangun bukan hanya sekadar koneksi, tapi menciptakan nilai tambah dari koneksi tersebut," ujarnya.

Fili menyebut QRIS saat ini telah menjangkau 69,3 juta pengguna dan hampir 46 juta merchant. Dari jumlah merchant tersebut, sekitar 69 persennya merupakan UMKM.(ant)

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Bank Indonesia QRIS Antarnegara Wisatawan Mancanegara

Humanika

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777