Penyerang timnas Belgia, Mika Godst, menjebol gawang timnas Italia (Foto: Football-Italia)
Roma, Jurnas.com - Mark van Bommel mengawali debutnya sebagai pelatih kepala tim nasional Belgia dengan catatan manis. Mantan gelandang legendaris asal Belanda tersebut bangga usai membawa The Red Devils menundukkan Italia 2-0 pada laga pembuka UEFA Nations League di Stadio Olimpico.
Kemenangan ini terasa sangat spesial karena menjadi kali pertama Belgia mampu mengalahkan Italia di laga kompetitif resmi sejak Mei 1972, mengakhiri rekor buruk lima kekalahan dan dua imbang selama lebih dari lima dekade. Hasil ini sekaligus membawa Belgia memuncaki klasemen sementara grup.
Di saat sorotan publik tertuju pada laga kembalinya Roberto Mancini ke kursi pelatih Gli Azzurri, Van Bommel yang sempat menganggur selama dua tahun dari dunia kepelatihan, justru sukses mencuri panggung lewat dua gol kemenangan yang dicetak Mika Godts dan Dodi Lukebakio.
"Saya 100 persen bahagia dan puas, meskipun tentu saja selalu ada ruang untuk peningkatan," ujar Van Bommel dalam sesi konferensi pers usai pertandingan, dikutip dari Football-Italia pada Sabtu (26/9).
"Kami mulai bekerja sejak Senin dengan lapar dan intensitas yang tepat, seperti yang kita lihat di lapangan hari ini. Kami menggembleng skema 4-3-3 ini selama tiga hari. Ini memang bukan penampilan yang sempurna, tetapi kami mengontrol babak pertama dengan sangat baik," dia menambahkan.
Italia sempat memberikan perlawanan sengit di babak kedua dan memaksa kiper Senne Lammens melakukan penyelamatan krusial. Namun, pergantian pemain yang tepat dari Van Bommel berhasil mengembalikan kendali permainan hingga lahirnya gol indah Lukebakio yang mengunci kemenangan.
Van Bommel secara khusus memberikan kredit bagi Mika Godts, yang tetap tampil luar biasa meski kondisinya belum 100 persen bugar akibat dinamika transfernya ke Paris Saint-Germain (PSG) pada musim panas lalu.
Terkait kondisi skuad menjelang laga berat berikutnya melawan Prancis pada Senin mendatang, Van Bommel mengonfirmasi bahwa Leandro Trossard dipastikan masih absen akibat cedera tumit.
Sementara itu, bintang Napoli Kevin De Bruyne menunjukkan peningkatan performa yang sangat signifikan dibandingkan penampilannya di Piala Dunia lalu.
"Semua itu berkat dirinya sendiri, saya tidak bisa meningkatkan kualitas pemain individu secara instan. Ketika Anda memiliki pemain dengan kualitas seperti De Bruyne, segalanya menjadi lebih mudah. Dia adalah salah satu pemain terbaik dalam sejarah sepak bola Belgia," ujar Van Bommel.