Arsip - Delegasi Iran saat tiba di Islamabad untuk bernegosiasi dengan Amerika Serikat.
Jakarta, Jurnas.com - Amerika Serikat (AS) telah menyetujui penerbitan visa bagi pejabat senior Iran untuk menghadiri pekan tingkat tinggi Majelis Umum PBB, meskipun konflik antara kedua negara masih belum terselesaikan.
Demikian laporan Associated Press mengutip keputusan dari Departemen Luar Negeri AS.
Laporan tersebut menyebutkan bahwa delegasi Iran yang dijadwalkan hadir mencakup Presiden Masoud Pezeshkian dan Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi, beserta sejumlah staf penting lainnya.
Kendati sejumlah anggota parlemen AS rutin mendesak pemerintah untuk memblokir akses masuk pejabat Iran, Perjanjian Markas Besar PBB-AS tahun 1947 mewajibkan Washington memberikan akses tanpa hambatan kepada perwakilan seluruh negara anggota organisasi tersebut.
Adapun sesi ke-81 Majelis Umum PBB (UNGA) telah resmi dibuka di Kota New York pada 8 September. Sesi Debat Umum akan berlangsung pada 22 hingga 26 September, serta berlanjut pada 28 September.
Sementara itu, Rusia akan diwakili oleh Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov yang dijadwalkan menyampaikan pidatonya pada 26 September mendatang.
Sumber: Sputnik
Minggu, 13/09/2026 11:35 WIB