https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

PBB Sebut AS Lakukan Kejahatan Perang di Iran

Muhammad Habib Saifullah | Jum'at, 18/09/2026 12:05 WIB



Dalam laporan yang dirilis menyimpulkan bahwa Amerika Serikat kemungkinan melakukan kejahatan perang dalam dua serangan awal terhadap Iran pada Februari.
Bendera Iran berkibar di depan gedung reaktor pembangkit listrik tenaga nuklir Bushehr. (Foto: AP Photo/Vahid Salemi)

Jakarta, Jurnas.com - Misi Pencari Fakta Internasional Independen Dewan HAM PBB untuk Iran, dalam laporan yang dirilis Kamis menyimpulkan bahwa Amerika Serikat kemungkinan melakukan kejahatan perang dalam dua serangan awal terhadap Iran pada Februari.

Serangan pertama terjadi pada 28 Februari, ketika AS memulai serangan militernya terhadap Iran, menghantam sebuah sekolah di Distrik Minab, Iran selatan, dan menewaskan lebih dari 170 orang, sebagian besar anak-anak.

Pemerintah Iran mengatakan serangan tersebut dilakukan menggunakan rudal Tomahawk.

Baca juga :
Trump Hadapi Keputusan Besar soal Serangan Besar-besaran ke Iran

"Berdasarkan bukti yang tersedia, yang tidak mencakup tanggapan AS atas permintaan informasi dari Misi maupun pengungkapan penuh dan terbuka hasil penyelidikan internal AS, Misi menemukan alasan yang masuk akal untuk meyakini bahwa AS melakukan kejahatan perang berupa serangan tanpa pandang bulu," demikian laporan tersebut.

Misi tersebut mengatakan serangan itu mengakibatkan kematian atau cedera warga sipil serta kerusakan terhadap objek sipil.

Baca juga :
Trump Sebut Iran Hubungi AS Langsung dan Ingin Buat Kesepakatan

Kesimpulan serupa juga disampaikan terkait serangan udara yang menargetkan kompleks olahraga dan kawasan permukiman di Lamerd dengan menggunakan rudal Precision Strike Missile.

Menurut laporan tersebut, kedua serangan di Lamerd menewaskan 178 orang, termasuk 120 anak-anak.

Baca juga :
Voting Ketiga Parlemen AS Setuju Setop Perang Lawan Iran

Dalam pernyataan terpisah, Kantor Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia (OHCHR) mendesak AS dan Iran menghentikan pelanggaran serta kejahatan hak asasi manusia.

OHCHR juga meminta kedua negara memberikan jaminan untuk tidak melakukan pelanggaran serupa serta memberikan kompensasi kepada seluruh korban.

Sumber: Sputnik

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Perang Iran Iran AS Kejahatan Perang

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777