https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Legislator Gerindra: Reforma Agraria Jangan Berhenti di Bagi-bagi Tanah

Samrut Lellolsima | Kamis, 10/09/2026 20:56 WIB



Reforma agraria harus menjadi jalan agar rakyat bukan hanya memiliki tanah, tetapi juga memiliki kemampuan produksi, organisasi ekonomi, pasar dan masa depan da Anggota Baleg DPR RI Azis Subekti. (Foto: Ist)

Jakarta, Jurnas.com - Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Azis Subekti menilai reforma agraria tidak boleh berhenti pada redistribusi dan pemberian kepastian hak atas tanah. Menurutnya, reforma agraria harus mampu mengubah tanah menjadi sumber produksi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Azis mendorong kawasan reforma agraria diintegrasikan dengan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan rantai pasok program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Baca juga :
Legislator PDIP Usul BMKG, Badan Geologi dan BNPB Disatukan

Hal tersebut disampaikan Azis di Jakarta, Kamis (10/9), terkait pembahasan RUU tentang Pengaturan Reforma Agraria.

Menurutnya, RUU tersebut perlu memberikan perhatian besar terhadap pemberdayaan masyarakat setelah proses penataan dan redistribusi tanah dilakukan.

Baca juga :
Komisi VIII: Keberlanjutan MBG Bisa Jadi Pasar Pasti bagi Peternak Rakyat

“Reforma agraria harus menjadi jalan agar rakyat bukan hanya memiliki tanah, tetapi juga memiliki kemampuan produksi, organisasi ekonomi, pasar dan masa depan dari tanah tersebut,” kata Azis.

Politikus Gerindra ini mengatakan kepemilikan tanah harus dibarengi dengan akses permodalan, teknologi, kelembagaan koperasi, kepastian pasar hingga hilirisasi hasil produksi. Tanpa dukungan tersebut, masyarakat penerima manfaat reforma agraria berpotensi tetap berada dalam kondisi ekonomi yang lemah.

Baca juga :
Komisi I Minta Tim SAR Optimalkan Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

“Tanah saja tidak cukup. Orang miskin yang memperoleh tanah tanpa modal, teknologi, organisasi, dan pasar dapat berubah menjadi pemilik aset yang tetap miskin,” ujarnya.

Azis menilai program MBG dapat menjadi salah satu instrumen untuk menciptakan pasar yang berkelanjutan bagi hasil produksi masyarakat di daerah.

Sebab, program tersebut membutuhkan pasokan pangan dalam jumlah besar, mulai dari beras, telur, sayuran, ikan, buah, susu hingga daging.

Menurut dia, apabila kebutuhan tersebut dapat dipenuhi petani, peternak, nelayan, koperasi dan UMKM lokal, maka belanja negara untuk program gizi juga sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat.

“MBG dapat menjadi jangkar pasar bagi ekonomi lokal. Anak-anak memperoleh makanan bergizi, sementara petani, peternak dan nelayan di sekitarnya mendapatkan kepastian permintaan,” katanya.

Dalam skema tersebut, Azis melihat KDKMP dapat menjadi penghubung antara produksi masyarakat dengan kebutuhan pasar. Koperasi dapat menghimpun hasil produksi, menyediakan sarana produksi, mengelola pergudangan dan logistik, serta mempertemukan produsen kecil dengan pasar dalam skala yang lebih besar.

Dia menambahkan, integrasi tersebut harus dilanjutkan dengan hilirisasi yang benar-benar memberikan nilai tambah kepada masyarakat penerima reforma agraria.

“Produsen harus memperoleh bagian dari nilai tambah,” tegas Azis.

Karena itu, dia mengingatkan agar hilirisasi tidak sekadar memindahkan pabrik ke dekat sentra produksi, sementara petani tetap hanya menjadi pemasok bahan mentah dengan posisi tawar rendah.

Azis mengusulkan agar wilayah prioritas reforma agraria tidak hanya memiliki peta pembagian tanah, tetapi juga dilengkapi rencana ekonomi kawasan.

Rencana tersebut, kata dia, harus mencakup komoditas unggulan, skema pembiayaan, kelembagaan koperasi, calon pembeli, pergudangan, logistik hingga industri pengolahan.

“Kalau reforma agraria ingin benar-benar mengubah kehidupan masyarakat, maka setelah tanah dibagikan harus ada ekosistem ekonomi yang membuat tanah tersebut produktif,” ujarnya.

Azis menilai pendekatan tersebut sejalan dengan upaya pemerintah membangun ekonomi dari desa sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

Dengan demikian, reforma agraria tidak sekadar menyelesaikan persoalan penguasaan dan kepemilikan tanah, tetapi juga menjadi pintu masuk untuk membangun kekuatan ekonomi masyarakat desa secara berkelanjutan.

 

 

 

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Warta DPR Baleg DPR Azis Subekti Reforma Agraria bagi-bagi tanah Politikus Gerindra

Terkini | Kamis, 10/09/2026 23:17 WIB

News

Wamentrans: Model Pembangunan Tiongkok Bisa Jadi Inspirasi Bangun Kawasan

News

KPK Geledah Rumah Mewah Anggota Polri Terkait Kasus Bupati Bekasi

Gaya Hidup

Makanan Nabati Terbukti Perlambat Penuaan dan Cegah Mati Muda

News

PT BMJ Serahkan Lima Unit Mesin Pemadam Karhutla di Kalbar

News

Legislator Gerindra: Reforma Agraria Jangan Berhenti di Bagi-bagi Tanah

News

Mafirion Desak Pemerintah Selesaikan Kasus Petani Kelapa Inhil

News

Kuwait Kecam Netanyahu Masuk Gunung Hermon, Desak PBB Stop Serangan Israel

News

Legislator PDIP Usul BMKG, Badan Geologi dan BNPB Disatukan

News

Trump Janjikan Uang 5.000 Dolar AS per Warga Jika Republik Kuasai Kongres

Gaya Hidup

PRCI dan EcoSocioTech School Bangun Budaya Menghargai Hak Cipta

Gaya Hidup

Terapi Tertawa Bantu Pasien Paru Obstruktif Kronis Bernapas Lega

News

Dikawal Brimob, Lapas Tangerang Kirim 9 Napi Risiko Tinggi ke Nusakambangan

News

Pangkalan Militer AS di Yordania Diserang, Jet F-15 dan A-10 Rusak

Warta MPR

Mekanisme Sanggah DTSEN Jangan Korbankan Hak Masyarakat

News

Eks Menpora Dito Tegaskan Yaqut Tak Dilibatkan Bahas Tambahan Kuota Haji

Gaya Hidup

Peneliti Sebut Ada Sebab Misterius Cegah Munculnya Bintang Baru

News

Mensos Ajak SDM Sekolah Rakyat Jadi Agen Perlinsos: Mari Peduli Tetangga

News

Penasihat Senior Peringatkan Trump Konflik Iran Bisa Berlarut hingga 2029

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777