https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Peneliti Sebut Ada Sebab Misterius Cegah Munculnya Bintang Baru

Mutiul Alim | Kamis, 10/09/2026 19:01 WIB



Tingkat kelahiran bintang baru di seluruh alam semesta dilaporkan merosot drastis hingga kurang dari separuh dibandingkan dengan kondisi 4,5 miliar tahun lalu. Ilustrasi bintang di alam semesta (Foto: Earth)

Shanghai, Jurnas.com - Tingkat kelahiran bintang baru di seluruh alam semesta dilaporkan merosot drastis hingga kurang dari separuh dibandingkan dengan kondisi 4,5 miliar tahun lalu.

Studi terbaru mengungkapkan bahwa penurunan ini bukan disebabkan oleh habisnya bahan baku pembuat bintang, melainkan adanya hambatan misterius yang menghalangi proses konversi gas menjadi bintang.

Penelitian komprehensif yang dipimpin oleh Hong Guo dari Shanghai Astronomical Observatory ini memanfaatkan gabungan data dari teleskop radio terbesar di dunia, Five-hundred-meter Aperture Spherical radio Telescope (FAST), serta instrumen Dark Energy Spectroscopic Instrument (DESI).

Dalam laporan ilmiah yang diterbitkan dalam jurnal Nature Astronomy, tim menguji sinyal radio gas hidrogen atom dari sekitar 2,5 juta galaksi di ruang angkasa.

"Gas hidrogen atom yang menjadi bahan utama pembentukan bintang dilaporkan hampir tidak berkurang sama sekali dalam kurun waktu 4,5 miliar tahun terakhir. Bahan bakunya masih melimpah di luar sana, namun ada hal lain yang membuat gas tersebut sangat sulit berubah menjadi bintang," ujar tim peneliti sebagaimana dikutip dari Earth.

Temuan ini membantah asumsi lama dalam dunia astronomi yang menyebutkan bahwa galaksi-galaksi di alam semesta perlahan mati akibat kehabisan bahan bakar gas hidrogen.

Secara teoritis, gas hidrogen atom berfungsi sebagai reservoir utama yang harus memadat menjadi gas hidrogen molekuler sebelum akhirnya runtuh dan membentuk bintang baru. Pengukuran menunjukkan persediaan hidrogen atom di galaksi hanya menyusut sekitar 1,12 kali, sementara tingkat pembentukan bintang merosot hingga 2,5 kali lipat.

Para astronom menduga ada dua mekanisme utama yang memicu perlambatan ini. Pertama, galaksi yang kian menua menarik lebih sedikit gas segar dari jejaring kosmik, sehingga menurunkan tekanan di dalam piringan galaksi yang dibutuhkan untuk mengubah hidrogen atom menjadi molekuler.

Kedua, pada galaksi-galaksi berukuran raksasa, gas yang jatuh ke dalam piringan mengalami pemanasan ekstrem hingga berubah menjadi awan panas yang membutuhkan waktu sangat lama untuk mendingin. Kondisi ini membuat gas hidrogen atom terperangkap dan gagal mengkristal menjadi bintang.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Misteri Pembentukan Bintang Gas Hidrogen Antariksa Penelitian Alam Semesta

Terkini | Kamis, 10/09/2026 23:17 WIB

News

Wamentrans: Model Pembangunan Tiongkok Bisa Jadi Inspirasi Bangun Kawasan

News

KPK Geledah Rumah Mewah Anggota Polri Terkait Kasus Bupati Bekasi

Gaya Hidup

Makanan Nabati Terbukti Perlambat Penuaan dan Cegah Mati Muda

News

PT BMJ Serahkan Lima Unit Mesin Pemadam Karhutla di Kalbar

News

Legislator Gerindra: Reforma Agraria Jangan Berhenti di Bagi-bagi Tanah

News

Mafirion Desak Pemerintah Selesaikan Kasus Petani Kelapa Inhil

News

Kuwait Kecam Netanyahu Masuk Gunung Hermon, Desak PBB Stop Serangan Israel

News

Legislator PDIP Usul BMKG, Badan Geologi dan BNPB Disatukan

News

Trump Janjikan Uang 5.000 Dolar AS per Warga Jika Republik Kuasai Kongres

Gaya Hidup

PRCI dan EcoSocioTech School Bangun Budaya Menghargai Hak Cipta

Gaya Hidup

Terapi Tertawa Bantu Pasien Paru Obstruktif Kronis Bernapas Lega

News

Dikawal Brimob, Lapas Tangerang Kirim 9 Napi Risiko Tinggi ke Nusakambangan

News

Pangkalan Militer AS di Yordania Diserang, Jet F-15 dan A-10 Rusak

Warta MPR

Mekanisme Sanggah DTSEN Jangan Korbankan Hak Masyarakat

News

Eks Menpora Dito Tegaskan Yaqut Tak Dilibatkan Bahas Tambahan Kuota Haji

Gaya Hidup

Peneliti Sebut Ada Sebab Misterius Cegah Munculnya Bintang Baru

News

Mensos Ajak SDM Sekolah Rakyat Jadi Agen Perlinsos: Mari Peduli Tetangga

News

Penasihat Senior Peringatkan Trump Konflik Iran Bisa Berlarut hingga 2029

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777