https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Makanan Nabati Terbukti Perlambat Penuaan dan Cegah Mati Muda

Mutiul Alim | Kamis, 10/09/2026 21:01 WIB



Mengonsumsi makanan nabati sehat seperti biji-bijian utuh, buah, dan sayur dapat memperlambat jam biologis sel tubuh serta menurunkan risiko kematian dini. Ilustrasi menambahkan garam ke dalam sayuran. (FOTO: SHUTTERSTOCK)

Washington, Jurnas.com - Pola makan berbasis nabati terbukti dapat memperlambat penuaan biologis tubuh, dengan catatan jenis makanan yang dikonsumsi tergolong sehat.

Studi terbaru mengungkapkan bahwa mengonsumsi makanan nabati sehat seperti biji-bijian utuh, buah, dan sayur dapat memperlambat jam biologis sel tubuh serta menurunkan risiko kematian dini.

Penelitian yang dipimpin oleh Hyunju Kim dari Departemen Epidemiologi Universitas Washington ini menganalisis data dari dua studi nasional di Amerika Serikat, yakni Atherosclerosis Risk in Communities Study dan National Health and Nutrition Examination Survey.

Baca juga :
Pola Makan Sehat Ini Diklaim Bisa Turunkan Risiko Penyakit Jantung

Dalam jurnal ilmiah Aging disebutkan bahwa tim mengamati ribuan partisipan dewasa berusia pertengahan hingga lanjut untuk melihat hubungan pola makan dengan pola metilasi DNA pada sampel darah.

"Mengonsumsi lebih banyak makanan berbasis tumbuhan, terutama jenis yang sehat, dapat menjadi salah satu strategi efektif untuk memperlambat proses penuaan," ujar para penulis studi, sebagaimana dikutip dari Earth.

Baca juga :
Benarkah Burger Sayur Lebih Sehat daripada Burger Daging?

Peneliti mengukur penuaan biologis menggunakan parameter GrimAge2 yang mengestimasi risiko mortalitas dan penyakit. Hasil analisis menunjukkan bahwa partisipan dengan tingkat konsumsi makanan berbasis tumbuhan tinggi memiliki usia biologis yang lebih muda serta mencatatkan tingkat kematian yang lebih rendah.

Penelitian ini menegaskan bahwa manfaat perlambatan penuaan tidak berlaku bagi seluruh jenis makanan nabati. Jenis makanan seperti karbohidrat olahan, kentang olahan, jus buah kemasan, makanan manis, hingga minuman bersoda yang tergolong dalam kategori nabati tidak sehat sama sekali tidak memberikan dampak positif bagi peremajaan sel.

Baca juga :
Rekomendasi Pola Makan Tepat untuk Atasi Resistensi Insulin

Penggunaan minuman berkarbonasi dan pemanis buatan bahkan berkorelasi dengan percepatan usia biologis pada partisipan. Biji-bijian utuh, buah-buahan, dan sayuran segar menjadi kontributor terbesar yang paling konsisten dalam menekan tingkat penuaan biologis.

Para ahli menyimpulkan bahwa perubahan pola makan tidak harus dilakukan secara ekstrem dengan menghilangkan seluruh produk hewani seketika. Mendorong porsi makanan nabati utuh yang lebih tinggi dalam menu harian sudah cukup memberikan perubahan nyata pada penanda biologis harapan hidup manusia.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Makanan Nabati Perlambat Penuaan Pola Makan Sehat Makanan Berbasis Tumbuhan

Terkini | Kamis, 10/09/2026 23:17 WIB

News

Wamentrans: Model Pembangunan Tiongkok Bisa Jadi Inspirasi Bangun Kawasan

News

KPK Geledah Rumah Mewah Anggota Polri Terkait Kasus Bupati Bekasi

Gaya Hidup

Makanan Nabati Terbukti Perlambat Penuaan dan Cegah Mati Muda

News

PT BMJ Serahkan Lima Unit Mesin Pemadam Karhutla di Kalbar

News

Legislator Gerindra: Reforma Agraria Jangan Berhenti di Bagi-bagi Tanah

News

Mafirion Desak Pemerintah Selesaikan Kasus Petani Kelapa Inhil

News

Kuwait Kecam Netanyahu Masuk Gunung Hermon, Desak PBB Stop Serangan Israel

News

Legislator PDIP Usul BMKG, Badan Geologi dan BNPB Disatukan

News

Trump Janjikan Uang 5.000 Dolar AS per Warga Jika Republik Kuasai Kongres

Gaya Hidup

PRCI dan EcoSocioTech School Bangun Budaya Menghargai Hak Cipta

Gaya Hidup

Terapi Tertawa Bantu Pasien Paru Obstruktif Kronis Bernapas Lega

News

Dikawal Brimob, Lapas Tangerang Kirim 9 Napi Risiko Tinggi ke Nusakambangan

News

Pangkalan Militer AS di Yordania Diserang, Jet F-15 dan A-10 Rusak

Warta MPR

Mekanisme Sanggah DTSEN Jangan Korbankan Hak Masyarakat

News

Eks Menpora Dito Tegaskan Yaqut Tak Dilibatkan Bahas Tambahan Kuota Haji

Gaya Hidup

Peneliti Sebut Ada Sebab Misterius Cegah Munculnya Bintang Baru

News

Mensos Ajak SDM Sekolah Rakyat Jadi Agen Perlinsos: Mari Peduli Tetangga

News

Penasihat Senior Peringatkan Trump Konflik Iran Bisa Berlarut hingga 2029

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777