https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Waspada Cuaca Ekstrem! Kenali Efek Buruknya bagi Tubuh dan Cara Mencegahnya

Vaza Diva | Kamis, 10/09/2026 03:03 WIB



Perubahan cuaca yang terbilang ekstrem dan fluktuatif kini menjadi tantangan nyata bagi daya tahan tubuh manusia. Ilustrasi - meminum air putih bisa menjadi salah satu untuk menjaga daya tahan tubuh agar tidak mudah sakit (Foto: Health)

Jakarta, Jurnas.com - Perubahan cuaca yang terbilang ekstrem dan fluktuatif kini menjadi tantangan nyata bagi daya tahan tubuh manusia.

Lonjakan suhu yang terik secara mendadak atau paparan hujan deras yang datang tiba-tiba tidak hanya mengganggu aktivitas harian, tetapi juga menyimpan ancaman terselubung yang dapat menurunkan fungsi organ tubuh secara signifikan.

Ketika tubuh dihadapkan pada paparan suhu panas yang menyengat, sistem termoregulasi internal akan bekerja ekstra keras untuk menjaga suhu inti tetap stabil.

Baca juga :
Spanyol Catat Musim Panas Terpanas dalam Sejarah, 5111 Orang Meninggal

Proses pendinginan alami melalui produksi keringat berlebih secara otomatis menguras cadangan cairan dan elektrolit, yang apabila tidak segera tergantikan dapat memicu dehidrasi berat, kram otot, hingga penurunan tekanan darah.

Kondisi ini memperberat beban kerja jantung karena pembuluh darah harus melebar untuk membuang panas keluar dari tubuh.

Baca juga :
Suhu Tembus 42,5 Celsius, Seoul Terbitkan Peringatan Panas Parah

Sebaliknya, transisi menuju suhu dingin yang drastis atau paparan hujan deras dapat memperlemah membran mukosa pada saluran pernapasan.

Kelembapan udara yang berubah tajam menciptakan lingkungan ideal bagi virus dan bakteri untuk berkembang biak dengan cepat.

Baca juga :
Jangan Anggap Sepele, Panas dan Dingin Ekstrem Bisa Memicu Serangan Jantung

Penurunan suhu tubuh secara mendadak ini kerap menjadi pemicu utama timbulnya infeksi saluran pernapasan akut, kekambuhan alergi, hingga respons peradangan pada sendi.

Menghadapi ketidakpastian iklim tersebut, kunci utama perlindungan diri berpusat pada adaptasi gaya hidup yang konsisten.

Konsumsi air putih yang cukup, pemenuhan nutrisi kaya antioksidan, serta waktu istirahat yang berkualitas menjadi benteng pertahanan terdepan dalam menjaga kestabilan imunitas tubuh di tengah ancaman cuaca yang terus berubah.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Cuaca ekstrem Daya Tahan Tubuh Manusia Musim Panas

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777