Ilustrasi gelombang panas parah di Seoul, Korea Selatan (Foto: AFP)
Seoul, Jurnas.com - Badan meteorologi Korea Selatan menerbitkan peringatan gelombang panas parah untuk wilayah Seoul pada Senin (3/8). Ini merupakan imbauan pertama yang dikeluarkan sejak sebutan status baru tersebut diperkenalkan tahun ini, untuk memperingatkan masyarakat mengenai suhu ekstrem.
Rekor suhu panas nasional baru sempat tercipta berturut-turut pada Jumat, Sabtu, dan Minggu, dengan panas melonjak hingga 42,5°C. Menurut keterangan otoritas kesehatan setempat, kondisi tersebut menyebabkan hampir 300 orang harus dilarang ke rumah sakit.
Cuaca menyengat akibat gelombang panas masih berlanjut pada Senin, meski tidak sampai memecahkan rekor tertinggi yang tercipta sepanjang akhir pekan lalu.
Kendati demikian, Badan Meteorologi Korea (KMA) tetap menetapkan status peringatan gelombang panas parah pertamanya untuk Seoul, seraya memperingatkan bahwa beberapa distrik di kota berpenduduk sembilan juta jiwa tersebut berpotensi menghadapi lonjakan suhu yang lebih memanggang.
Pihak badan meteorologi menyebutkan bahwa Senin menjadi hari kedua berturut-turut ketika suhu di beberapa distrik mencapai 35 derajat celsius, serta memprediksi angka tersebut dapat melonjak hingga 38 derajat mulai pukul 11.00 waktu setempat pada Selasa.
"Aktivitas dan pekerjaan di luar ruangan harus dihentikan atau ditunda sebanyak mungkin," demikian bunyi imbauan dalam peringatan gelombang panas tersebut, dikutip dari AFP.
"Masyarakat dianjurkan untuk berpindah ke lokasi yang sejuk, seperti ruangan berpendingin udara di dalam gedung atau tempat perlindungan panas yang telah ditunjuk," badan meteorologi menambahkan.
Para pejalan kaki di ibu kota tampak berjalan menyusuri area-area teduh saat berangkat kerja hari ini, guna menghindari paparan sinar matahari langsung meski di jam-jam awal pagi yang relatif lebih sejuk.
Kategori peringatan gelombang panas parah resmi diperkenalkan di Korea Selatan tahun ini, mengadopsi penamaan serupa yang telah diterapkan oleh negara-negara lain.
Kota-kota di Jepang pada musim panas ini juga telah mengalami hari-hari dengan status `panas kejam`, sebuah istilah meteorologi baru yang digunakan Tokyo untuk menggambarkan hari-hari dengan suhu ekstrem di atas 40 derajat.
Para ilmuwan berulang kali memperingatkan bahwa fenomena cuaca ekstrem seperti gelombang panas makin sering terjadi dan bertambah intens sebagai dampak dari perubahan iklim akibat ulah manusia.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Gelombang Panas Peringatan Panas Parah Seoul Panas Cuaca Ekstrem























