Pada acara Politeknik LP3I Jakarta Sidang Terbuka Senat Wisuda Ke-27 bertema Harmonia Vokasi yang digelar di Sasana Kriya, TMII. (Foto: Jurnas/Ist).
Jakarta, Jurnas.com- Politeknik LP3I Jakarta membuktikan keunggulan pendidikan vokasi berbasis kesiapan kerja. Pada Sidang Terbuka Senat Wisuda Ke-27 bertema “Harmonia Vokasi” yang digelar di Sasana Kriya, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Kamis (17/9), Politeknik LP3I Jakarta melantik sebanyak 811 lulusan. Dari total wisudawan, sebanyak 70% tercatat sudah diterima bekerja dan terserap di dunia industri sebelum mereka resmi diwisuda.
Dalam acara wisuda tersebut, pengusaha nasional sekaligus Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif periode 2020-2024, H Sandiaga Uno, hadir dan memberikan orasi ilmiah. Selain Sandiaga Uno, hadir juga Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah III Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, Dr. Henri Togar Hasiholan Tambunan, S.E., M.A.
Ketua Yayasan LP3I, Mohammad Isnaeni, mengatakan capaian tingkat penyerapan kerja yang tinggi ini menjadi bukti nyata efektivitas model pendidikan ketrampilan terapan serta jaringan kemitraan industri yang dibangun Politeknik LP3I Jakarta. Dari total 811 lulusan yang diwisuda, sebanyak 155 lulusan berasal dari Program Sarjana Terapan (Diploma IV) dan 656 lulusan dari Program Diploma III (Ahli Madya).
Indonesia Butuh Banyak Wirausaha Inovatif
"Atas nama Yayasan LP3I, kami menyampaikan selamat dan apresiasi kepada seluruh wisudawan dan wisudawati atas keberhasilan menyelesaikan pendidikan. Pencapaian ini tidak hadir dengan sendirinya. Di dalamnya terdapat kerja keras, ketekunan, doa, serta dukungan orang tua, keluarga, dosen, dan seluruh civitas akademika," katanya.
Selanjutnya, Henri dalam sambutannya mengatakan pendidikan vokasi berada di garda terdepan untuk mewujudkan visi dunia pendidikan yang mampu menghasilkan riset, teknologi, dan inovasi terapan yang memberikan dampak langsung, baik bagi peningkatan taraf hidup masyarakat maupun bagi efisiensi industri.
"Saya melihat Politeknik LP3I Jakarta telah merespons tantangan tersebut dengan baik. Kemitraan strategis yang terjalin dengan perusahaan adalah bukti bahwa LP3I tidak berjalan sendirian, melainkan terus mensinkronkan denyut nadinya dengan denyut nadi industri," ujarnya.
Sandiaga Uno juga menekankan pentingnya skill dan karakter. Semuanya itu, kata dia, memiliki kompetensi yang harus berjalan bersama.
"Integritas, disiplin, komunikasi dan kemampuan bekerja dalam tim menjadi hal yang sangat dibutuhkan," katanya.
Sandiaga juga menyinggung peran artificial intellegent (AI) yang kini bisa menjadi sebuah peluang. Selain itu, ia juga menyoroti enterpreunerial mindset. "Dalam hal ini, kita jangan lagi bertanya where i can find a job tetapi harus mulai berpikir what problem can i solve and what opportunity can i create," katanya.
Selanjutnya sebagai bentuk komitmen terhadap mutu akademik dan sinergi industri, Politeknik LP3I Jakarta juga menyerahkan 4 kategori penghargaan (Achievement Award), yaitu:
1. Dosen Terbaik – Apresiasi atas dedikasi pengajaran, penelitian, dan pengabdian masyarakat.2. Mahasiswa Berprestasi – Pengakuan atas pencapaian akademik maupun non-akademik.
3. Wisudawan Terbaik – Apresiasi bagi lulusan dengan predikat kelulusan tertinggi.
4. Penghargaan Relasi Perusahaan – Penghargaan khusus kepada mitra industri dan perusahaan sponsor yang konsisten bekerja sama serta menyerap lulusan LP3I.
Sementara itu pada momen acara wisuda ini dilakukan juga penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding / MoU) antara Politeknik LP3I Jakarta dengan berbagai mitra industri strategis. Di tingkat nasional dan asosiasi, kerja sama terjalin dengan PT Bank Mandiri Taspen dan Asosiasi Pengusaha Jasa Boga Indonesia (APJI).
Selain itu, jalinan kemitraan diperkuat oleh jejaring kampus Politeknik LP3I Jakarta melalui penandatanganan MoU dengan berbagai perusahaan terkemuka, antara lain Probuilder Group, PT Gandum Mas Kencana, PT TYSM Indonesia, DNA Group, ASPERUMNAS, Horison Suites & Residence Iswara Bekasi, PT Sinar Sosro Gunung Slamat, PT Integra Kreasitama Solusindo (Integrasia), serta PT Fusoh Tube Part Indonesia.
"Kerjasama luas ini mencakup sinergi penyaluran tenaga kerja, program magang industri, pengembangan kurikulum berbasis kebutuhan pasar, serta peningkatan kompetensi mahasiswa agar selalu relevan dengan dinamika dunia kerja modern," kata Direktur Politeknik LP3I Jakarta, Dudi Hariyadi., S.Kom., M.M.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Politeknik LP3I Jakarta Sandiaga Uno Mohammad Isnaeni wisudawan dan wisudawati

























