https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

KDM Pastikan Hadiah Sayembara Tangkap Begal Pakai Uang Pribadi

Agus Mughni | Sabtu, 25/07/2026 22:30 WIB



KDM siapkan hadiah dengan nominal bervariasi, mulai dari Rp 5 juta hingga Rp 50 juta, bagi warga yang berhasil menangkap pelaku pencurian, pencopetan, pembegala Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi memberikan keterangan. (Foto: Jurnas/Ist).

Bandung, Jurnas.com - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi atau KDM memastikan sayembara berhadiah bagi warga yang berhasil melumpuhkan pelaku kejahatan jalanan murni menggunakan dana dari kantong pribadinya.

KDM menyiapkan hadiah dengan nominal bervariasi, mulai dari Rp 5 juta hingga Rp 50 juta, bagi warga yang berhasil menangkap pelaku pencurian, pencopetan, maupun pembegalan dan menyerahkannya kepada aparat penegak hukum.

Langkah inovatif itu digagas untuk merangsang partisipasi aktif masyarakat dalam menekan kasus kriminalitas di ruang publik. KDM menjelaskan, pemberian apresiasi ini disesuaikan dengan pendekatan kultur masyarakat yang kerap termotivasi oleh sebuah penghargaan.

Baca juga :
Gebrakan Jabar, KDM Dorong Angkot Listrik Hingga Reaktivasi Bandara

“Tradisi masyarakat kita adalah tradisi apresiasi. Seperti di sekolah, siswa akan lebih rajin belajar jika ada pemeringkatan atau apresiasi. Begitu juga di lingkungan masyarakat, motivasi ini masih sangat dibutuhkan untuk menggerakkan kepedulian bersama,” ujar KDM dalam keterangan resmi.

Lebih lanjut, KDM memaparkan bahwa sayembara ini memiliki tujuan ganda: menekan angka kejahatan sekaligus mencegah kebiasaan main hakim sendiri atau tindakan persekusi oleh massa.

Baca juga :
Dedi Mulyadi Sambut Baik Putusan PTUN, Sebut PLK Lembaga Tidak Sah

“Logikanya sederhana, daripada pelaku kejahatan dihakimi massa hingga kehilangan nyawa, lebih baik diserahkan kepada pihak berwajib. Kalau ada sayembara dari saya, masyarakat cukup menyerahkannya tanpa harus dihakimi, dan mereka bisa mendapatkan apresiasi. Secara psikologis, ini akan memengaruhi perilaku masyarakat,” imbuhnya.

Meski menawarkan hadiah hingga puluhan juta rupiah, Gubernur KDM memberikan syarat tegas agar sejumlah uang tersebut bisa diklaim. Ia mengatakan, pelaku kejahatan harus diserahkan kepada aparat penegak hukum dan tidak boleh dalam keadaan babak belur.

Baca juga :
Gubernur Jabar Ajak Orang Tua Batasi Penggunaan Gawai pada Anak

"Kalau lecet sedikit karena proses penangkapan mungkin masih wajar. Selain itu, hadiah baru akan diberikan setelah pelaku memenuhi kualifikasi hukum dan resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh kepolisian,” kata KDM.

Ia juga menambahkan bahwa sejak wacana sayembara ini digulirkan, sinergi pengamanan di wilayah Jawa Barat semakin terasa. Pemda Provinsi Jabar terus berkoordinasi intensif dengan kepolisian, dan patroli keamanan di titik-titik rawan kini semakin masif dilakukan.

Sementara itu, gagasan sayembara tangkap pelaku kejahatan ini mendapat respons positif dari Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat. Kapolda Jabar, Irjen Pol. Pipit Rismanto, menilai langkah Gubernur KDM sebagai dorongan motivasi yang baik untuk memelihara Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).

“Kami menyambut baik inisiatif Bapak Gubernur yang memiliki keinginan kuat untuk memberikan motivasi kepada seluruh warga agar berpartisipasi menjaga Kamtibmas di lingkungannya masing-masing,” kata Pipit.

Namun, Pipit menegaskan bahwa sayembara ini hanya berlaku untuk warga sipil. Bagi jajaran aparat kepolisian, menindak tegas pelaku begal dan kejahatan jalanan adalah sebuah kewajiban mutlak.

“Untuk kepolisian tidak ada sayembara, karena memberantas kejahatan dan melakukan penegakan hukum sudah menjadi tanggung jawab serta tugas pokok kami,” tegas Kapolda.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak bertindak main hakim sendiri. Kendati demikian, masyarakat memiliki hak penuh untuk melakukan pembelaan diri apabila pelaku kejahatan memberikan perlawanan yang mengancam keselamatan.

Sebagai bentuk jaminan keamanan ekstra dari negara, Polda Jabar juga membuka layanan pengawalan bagi warga yang terpaksa beraktivitas hingga larut malam.

“Apabila ada warga yang ingin pulang namun sudah terlalu malam dan merasa ketakutan, tolong laporkan dan berikan informasi kepada kepolisian terdekat. Saya telah memerintahkan seluruh jajaran di mana pun berada agar cepat merespons dan memberikan pengamanan,” pungkas Pipit. 

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Gubernur KDM Hadiah Sayembara Tangkap Begal

Terpopuler

Kamis, 23/07/2026 04:04 WIB
Gaya Hidup

20 Contoh Ucapan Hari Anak Nasional yang Penuh Makna

Rabu, 22/07/2026 01:01 WIB
Humanika

22 Juli 2026: Cek Daftar Peringatan Hari Ini

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777