https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Resmikan Tahap 3 SPPG, PP Muhammadiyah Komitmen Dukung MBG

Mutiul Alim | Selasa, 17/02/2026 18:55 WIB



PP Muhammadiyah kembali menekankan komitmen mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG), dalam peresmian tahap 3 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sekretaris Umum PP Muhammadiyah sekaligus Mendikdasmen Abdul Mu`ti (Foto: Ist)

Medan, Jurnas.com - PP Muhammadiyah kembali menekankan komitmen mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG), dalam peresmian tahap 3 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kampus IV Universitas Muhammadiyah Sumatra Utara (UMSU), pada Senin (16/2) kemarin.

Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu’ti mengatakan bahwa sejak program MBG diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto, Muhammadiyah mendukung penuh tanpa ragu.

Dia menyebut dukungan tersebut bukan hanya sikap, melainkan dibuktikan melalui penandatanganan nota kesepahaman dengan Badan Gizi Nasional pada momentum Tanwir Muhammadiyah di Kupang.

Baca juga :
Menteri Pigai Usul Bentuk Dinas Gizi Daerah untuk Awasi Program MBG

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) itu menjelaskan alasan dukungan itu bertumpu pada prinsip dasar gerakan. Muhammadiyah, menurutnya, tidak ingin melahirkan generasi yang lemah, baik dari sisi pengetahuan maupun fisik.

"Program makan bergizi adalah ikhtiar menyiapkan kualitas manusia sejak dini, sehingga anak-anak dan masyarakat memiliki fondasi yang kuat untuk belajar, bertumbuh, dan berkontribusi," kata Menteri Mu`ti dalam siaran pers pada Selasa (17/2).

Baca juga :
Menteri Pigai Soroti Keracunan Massal MBG, Pastikan Pemenuhan Hak Anak

Abdul Mu’ti lalu mengaitkan arah MBG dengan konsep Islam “bastatan fil ‘ilmi wal jism”, yakni keunggulan ilmu dan ketangguhan raga yang berjalan beriringan.

Dia merujuk pandangan para ulama tentang kisah Thalut yang dinilai layak memimpin bukan karena ukuran material, tetapi karena kekuatan fisik yang nyata dan kebijaksanaan intelektual yang matang.

Baca juga :
Wamenag: Pesantren dengan 1.000 Santri Bisa Kelola Dapur MBG Mandiri

Dalam bacaan klasik, menurut Mu’ti, penafsiran menekankan perpaduan akal dan hikmah dengan tubuh yang kuat, sementara perspektif lain menegaskan bahwa kekuatan harus dipandu pengetahuan terapan agar efektif dan etis.

Baginya, kerangka ini membuat MBG tidak berhenti pada pemenuhan gizi saja, tetapi juga menjadi pintu pembentukan karakter, karena generasi yang kuat membutuhkan tubuh yang terawat agar ilmu dapat bertumbuh dan diwujudkan dalam kerja nyata.

"Pada titik ini, makanan bergizi dipandang bukan sekadar intervensi kesehatan, melainkan bagian dari upaya membangun kualitas manusia Indonesia yang lebih tangguh menghadapi tantangan zaman, termasuk target besar menuju Indonesia Emas 2045," dia menambahkan.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Program MBG Makan Bergizi Gratis Menteri Abdul Mu`ti

Terpopuler

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777