Skuat tim nasional Norwegia di Piala Dunia 2026 (Foto: Sports Mole)
New York, Jurnas.com - Tim nasional Norwegia sukses membuktikan status mereka sebagai kuda hitam yang patut diwaspadai di ajang Piala Dunia 2026 kali ini.
Skuat asal Skandinavia secara mengejutkan memastikan satu tiket ke babak 16 besar seusai menaklukkan Pantai Gading dengan skor tipis 2-1 dalam laga yang berlangsung pada Rabu (1/7) dini hari di Dallas.
Pertandingan berjalan sengit setelah gol pembuka yang indah dari Antonio Nusa di babak pertama, sukses disamakan oleh Amad Diallo saat waktu normal menyisakan 15 menit.
Namun, Erling Haaland tampil sebagai pahlawan dengan mencetak gol penentu kemenangan pada menit-menit akhir pertandingan.
Mesin gol andalan Norwegia yang kini telah mengemas lima gol di turnamen tersebut mengatakan bahwa rekan-rekan setimnya harus berjuang ekstra keras untuk menumbangkan perlawanan Pantai Gading.
"Sangat tipis. Tidak ada yang menyangka kami bisa melangkah sejauh ini. Brasil menanti di babak 16 besar. Ini akan menjadi tantangan yang fantastis," ujar Haaland dikutip dari Sports Mole.
Kiprah memukau Norwegia dan barisan pendukung setianya menjelma menjadi daya tarik tersendiri di Piala Dunia edisi ini.
Para penggemar secara masif melakukan selebrasi khas Dayung Viking yang ikonis, baik di dalam stadion maupun di sepanjang jalanan Amerika Serikat, sebagai bentuk kebanggaan atas warisan budaya leluhur mereka.
Ritual unik ini bahkan turut diadaptasi oleh para pemain yang rutin merayakannya bersama suporter tiap kali peluit panjang dibunyikan.
Pencapaian ini menjadi momen perayaan spesial mengingat partisipasi ini merupakan kali keempat bagi Norwegia di panggung Piala Dunia, serta yang perdana pada abad ke-21 usai terakhir kali berpartisipasi pada tahun 1998 silam.
"Ini adalah perjalanan yang luar biasa dan merupakan suatu kehormatan untuk menjadi bagian darinya. Sungguh luar biasa melihat para penggemar dengan air mata berlinang dan menyadari bahwa seluruh Norwegia bersama kami," ujar Haaland.
"Saya merasa ini akan mengubah negara kami selamanya. Ada rasa persatuan yang sangat istimewa di sekitar tim ini. Sulit untuk dijelaskan, tetapi Anda merasa bahwa kami semua terhubung dengan cara yang sama," dia menambahkan.
Adapun terkait laga melawan Brasil di fase selanjutnya, Haaland tak ingin terbawa beban maupun target apapun, di saat skuat asuhan Ancelotti melaju mulus dari fase penyisihan grup.
"Ini luar biasa, jadi sekarang semuanya adalah bonus. Sekarang kami bisa bermain dengan beban yang lebih ringan dan sekadar menikmatinya karena saya tidak yakin kami akan merasakan perasaan seperti ini lagi," kata dia.
Diketahui, kelolosan ke fase ini sekaligus menyamai pencapaian prestisius terbaik yang pernah diraih oleh timnas Norwegia pada edisi 1938 dan 1998.
Sabtu, 13/06/2026 06:46 WIB