https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Ini Tanda Tubuhmu Mengalami Kelebihan Protein

Muhammad Habib Saifullah | Senin, 26/01/2026 22:01 WIB



Kelebihan protein justru bisa memicu gangguan kesehatan jika berlangsung dalam jangka panjang Salmon mengandung protein (Foto: Health)

Jakarta, Jurnas.com - Protein dikenal sebagai salah satu zat gizi penting yang berperan dalam pembentukan otot, perbaikan jaringan, serta menjaga daya tahan tubuh.

Tak heran jika banyak orang berlomba-lomba meningkatkan asupan protein, baik melalui makanan alami maupun suplemen, terutama mereka yang sedang menjalani program diet atau olahraga intens.

Namun, konsumsi protein yang berlebihan juga dapat menimbulkan dampak tertentu pada tubuh. Alih-alih memberi manfaat, kelebihan protein justru bisa memicu gangguan kesehatan jika berlangsung dalam jangka panjang.

Baca juga :
Kapan Waktu Terbaik Olahraga saat Puasa?

Oleh karena itu, penting untuk mengenali tanda-tanda tubuh saat menerima asupan protein melebihi kebutuhannya.

1. Sering Merasa Haus

Baca juga :
Tips Menjaga Pola Tidur Sehat Selama Ramadan

Kelebihan protein dapat meningkatkan beban kerja ginjal dalam membuang sisa metabolisme nitrogen. Kondisi ini membuat tubuh membutuhkan lebih banyak cairan, sehingga rasa haus muncul lebih sering dari biasanya.

2. Bau Mulut Tidak Sedap

Baca juga :
Ini Tips agar Tidak Cepat Haus saat Berpuasa

Asupan protein tinggi, terutama dari diet rendah karbohidrat, dapat memicu kondisi ketosis. Ketosis menghasilkan senyawa keton yang menyebabkan bau mulut menjadi kurang sedap meskipun kebersihan mulut sudah dijaga.

3. Gangguan Pencernaan

Konsumsi protein berlebih dapat menyebabkan masalah pencernaan seperti sembelit, diare, atau perut kembung. Hal ini sering terjadi ketika asupan protein tidak diimbangi dengan serat dari sayur dan buah.

4. Berat Badan Justru Naik

Protein memang dapat membantu mengontrol nafsu makan, tetapi kelebihan protein tetap menyumbang kalori. Jika tidak dibarengi aktivitas fisik yang seimbang, kelebihan kalori dari protein dapat disimpan sebagai lemak tubuh.

5. Mudah Lelah dan Sakit Kepala

Proses metabolisme protein yang berlebihan dapat menguras energi tubuh. Akibatnya, sebagian orang merasakan kelelahan, sakit kepala, atau rasa tidak nyaman meskipun tidak melakukan aktivitas berat.

6. Nyeri atau Ketidaknyamanan pada Ginjal

Ginjal bekerja lebih keras untuk menyaring sisa metabolisme protein. Pada sebagian orang, kondisi ini dapat menimbulkan rasa tidak nyaman di area pinggang atau meningkatkan risiko gangguan ginjal, terutama jika sudah memiliki riwayat penyakit sebelumnya.

7. Penurunan Nafsu Makan Makanan Lain

Asupan protein yang terlalu dominan dapat membuat tubuh kekurangan nutrisi lain seperti karbohidrat kompleks, vitamin, dan mineral. Ketidakseimbangan ini dapat memengaruhi kesehatan secara keseluruhan.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kelebihan Protein Masalah Kesehatan Tips Kesehatan

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777