Ilustrasi - bambu menjadi salah satu tanaman yang kuat untuk menahan tanah longsor (foto: kabar6)
Jakarta, Jurnas.com - Tanah longsor sering terjadi karena kombinasi curah hujan tinggi, kondisi tanah yang labil, dan hilangnya vegetasi. Salah satu cara paling efektif dan ramah lingkungan untuk mengurangi risiko longsor adalah menanam tanaman dengan sistem akar kuat dan menyebar.
Akar tanaman berperan seperti jaring pengikat tanah untuk menahan pergerakan, membantu penyerapan air, serta menjaga struktur lereng tetap stabil. Karena itu, banyak program konservasi lahan merekomendasikan jenis tanaman tertentu untuk kawasan rawan longsor.
Vetiver menjadi tanaman favorit konservasi karena akarnya tumbuh sangat dalam, bahkan bisa mencapai lebih dari tiga meter. Tanaman ini tumbuh rapat seperti pagar alami, menahan tanah agar tidak mudah tergerus air.
Bambu memiliki akar rimpang yang menjalar dan saling mengikat, sehingga mampu menahan tanah di bantaran sungai maupun lereng. Selain cepat tumbuh, bambu juga membantu meningkatkan penyerapan air.
Mahoni dikenal memiliki akar tunggang yang kuat. Tajuknya yang lebar membantu memperlambat laju air hujan sehingga air meresap perlahan ke tanah. Cocok ditanam di daerah berbukit.
Tanaman aren memiliki akar serabut padat yang mengikat tanah dengan baik. Tahan pada kondisi lembap dan miring, sekaligus memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat.
Selain membantu menahan tanah, lamtoro mampu memperbaiki kesuburan tanah karena akarnya mengikat nitrogen. Sering digunakan pada lahan gundul sebagai tanaman rehabilitasi.
Gamal mudah tumbuh dan memiliki akar kokoh. Banyak dipakai sebagai pagar hidup dan pelindung tanaman lain, sekaligus mencegah erosi di tepian kebun.
Rumput ini memiliki akar rapat seperti jaring. Cocok untuk menahan lapisan tanah bagian atas pada lereng landai, terutama bila dipadukan dengan tanaman berkayu.
Sengon termasuk tanaman yang tumbuh cepat dengan sistem akar yang cukup luas. Baik untuk penahan tanah, namun sebaiknya dikombinasikan dengan tanaman lain agar lereng lebih stabil.
Akar kaliandra menyebar dan mampu memperbaiki struktur tanah. Sering dimanfaatkan untuk rehabilitasi lahan bekas tambang dan daerah gundul.
Tanaman kelapa memiliki akar serabut yang menyebar ke segala arah. Baik untuk daerah pantai, perbukitan rendah, dan lahan berpasir yang mudah tergerus.
Selasa, 28/04/2026 21:05 WIB
Sabtu, 25/04/2026 04:04 WIB
Kamis, 23/04/2026 06:30 WIB