https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Ini 10 Tanaman yang Terbukti Kuat Menahan Longsor

Vaza Diva | Kamis, 08/01/2026 17:05 WIB



Berikut beberapa tanaman yang dikenal kuat menahan erosi dan longsor. Ilustrasi - bambu menjadi salah satu tanaman yang kuat untuk menahan tanah longsor (foto: kabar6)

Jakarta, Jurnas.com - Tanah longsor sering terjadi karena kombinasi curah hujan tinggi, kondisi tanah yang labil, dan hilangnya vegetasi. Salah satu cara paling efektif dan ramah lingkungan untuk mengurangi risiko longsor adalah menanam tanaman dengan sistem akar kuat dan menyebar.

Akar tanaman berperan seperti jaring pengikat tanah untuk menahan pergerakan, membantu penyerapan air, serta menjaga struktur lereng tetap stabil. Karena itu, banyak program konservasi lahan merekomendasikan jenis tanaman tertentu untuk kawasan rawan longsor.

Berikut beberapa tanaman yang dikenal kuat menahan erosi dan longsor:

1. Vetiver (Akar Wangi)

Vetiver menjadi tanaman favorit konservasi karena akarnya tumbuh sangat dalam, bahkan bisa mencapai lebih dari tiga meter. Tanaman ini tumbuh rapat seperti pagar alami, menahan tanah agar tidak mudah tergerus air.

Baca juga :
Sering Dianggap Sama, Ini Perbedaan Tanah Bergerak dan Tanah Longsor

2. Bambu

Bambu memiliki akar rimpang yang menjalar dan saling mengikat, sehingga mampu menahan tanah di bantaran sungai maupun lereng. Selain cepat tumbuh, bambu juga membantu meningkatkan penyerapan air.

3. Mahoni

Mahoni dikenal memiliki akar tunggang yang kuat. Tajuknya yang lebar membantu memperlambat laju air hujan sehingga air meresap perlahan ke tanah. Cocok ditanam di daerah berbukit.

Baca juga :
Studi: Hujan Lebat pasca Kebakaran Hutan Perparah Kerusakan Tanah

4. Aren

Tanaman aren memiliki akar serabut padat yang mengikat tanah dengan baik. Tahan pada kondisi lembap dan miring, sekaligus memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat.

5. Lamtoro

Selain membantu menahan tanah, lamtoro mampu memperbaiki kesuburan tanah karena akarnya mengikat nitrogen. Sering digunakan pada lahan gundul sebagai tanaman rehabilitasi.

Baca juga :
Kementerian PU Percepat Pemulihan Akses Pascabencana di Sibolga

6. Gamal (Gliricidia)

Gamal mudah tumbuh dan memiliki akar kokoh. Banyak dipakai sebagai pagar hidup dan pelindung tanaman lain, sekaligus mencegah erosi di tepian kebun.

7. Rumput Gajah

Rumput ini memiliki akar rapat seperti jaring. Cocok untuk menahan lapisan tanah bagian atas pada lereng landai, terutama bila dipadukan dengan tanaman berkayu.

8. Sengon

Sengon termasuk tanaman yang tumbuh cepat dengan sistem akar yang cukup luas. Baik untuk penahan tanah, namun sebaiknya dikombinasikan dengan tanaman lain agar lereng lebih stabil.

9. Kaliandra

Akar kaliandra menyebar dan mampu memperbaiki struktur tanah. Sering dimanfaatkan untuk rehabilitasi lahan bekas tambang dan daerah gundul.

10. Kelapa

Tanaman kelapa memiliki akar serabut yang menyebar ke segala arah. Baik untuk daerah pantai, perbukitan rendah, dan lahan berpasir yang mudah tergerus.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Jenis Tanaman Tanah Longsor Tanaman Penahan Longsor Erosi Tanah

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777