https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Asal Usul Penamaan Gunung Semeru di Jawa Timur

Agus Mughni | Senin, 22/09/2025 14:05 WIB



Gunung Semeru merupakan gunung api tertinggi di Pulau Jawa, dengan ketinggian 3.676 meter di atas permukaan laut Ilustrasi - Gunung Semeru (Foto: Antara/Seno)

Jakara, Jurnas.com - Gunung Semeru merupakan gunung api tertinggi di Pulau Jawa, dengan ketinggian 3.676 meter di atas permukaan laut. Gunung yang terletak di Jawa Timur ini bukan hanya puncak tertinggi di Pulau Jawa, tetapi juga simbol spiritual yang menyatu dalam budaya dan sejarah Nusantara. Nama "Semeru" menyimpan makna yang lebih dalam dari sekadar identitas geografis.

Penamaan Semeru diyakini berasal dari kata "Sumeru" atau "Mahameru", sebuah gunung suci dalam ajaran Hindu–Buddha kuno. Dalam mitologi India, Mahameru dipercaya sebagai poros alam semesta tempat bersemayam para dewa.

Keyakinan ini masuk ke tanah Jawa seiring datangnya pengaruh Hindu–Buddha sejak abad keempat masehi. Konsep gunung sebagai pusat kosmos kemudian diadaptasi oleh kerajaan-kerajaan besar seperti Mataram Kuno dan Majapahit.

Baca juga :
Hari Buku Nasional 17 Mei, Ini Sejarah dan Alasan Diperingati Setiap Tahun

Seiring berkembangnya kepercayaan lokal, muncul legenda pemindahan Gunung Mahameru dari India ke Pulau Jawa. Dalam cerita turun-temurun, para dewa memindahkan Mahameru agar tanah Jawa yang labil menjadi seimbang dan tetap berada di tempatnya.

Proses pemindahan itu melibatkan Dewa Wisnu dan Brahma yang bekerja sama menarik Mahameru ke tengah-tengah Pulau Jawa. Saat ditanamkan, bagian-bagian gunung raksasa itu pecah dan menciptakan deretan gunung lain, sementara puncaknya menjadi Semeru.

Baca juga :
Berbagai Cara Merayakan Peringatan Hari Buku Nasional 17 Mei

Cerita ini tak hanya hidup dalam kitab dan tradisi, tapi juga tercermin dalam lanskap pegunungan di Jawa Timur. Gunung-gunung seperti Bromo, Arjuna, dan Welirang dipercaya sebagai bagian dari pecahan Mahameru.

Bagi masyarakat Tengger yang tinggal di kaki Semeru, gunung ini lebih dari sekadar tempat tinggal para roh atau dewa. Mereka memandang Semeru sebagai tempat suci yang menjadi penghubung antara dunia manusia dan alam gaib.

Baca juga :
Ini Sejarah Lahirnya KPK sebagai Garda Terdepan Antirasuah

Keyakinan itu tercermin dalam ritual adat seperti Upacara Karo, dan Yadnya Kasada, yang hingga kini masih dijalankan secara turun-temurun. Meski ritualnya dilakukan di Gunung Bromo, gunung Semeru tetap menjadi titik utama penghormatan spiritual mereka.

Di masa kini, Semeru dikenal luas sebagai destinasi favorit para pendaki dan pencinta alam. Namun di balik jalur pendakian dan panorama Ranu Kumbolo, Semeru menyimpan dimensi lain yang sering luput dari sorotan.

Gunung ini tidak hanya menghadirkan keindahan, tapi juga memanggil ingatan kolektif tentang hubungan manusia, alam, dan keyakinan kuno. Ia adalah saksi bisu dari perjalanan panjang peradaban, mitos, dan spiritualitas di bumi Jawa. (*)

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Jawa Timur Gunung Semeru Asal usul Sejarah

Terkini | Kamis, 06/08/2026 18:16 WIB

News

Baleg DPR: Investor dan Penambang Wajib Kantongi Izin Masyarakat Adat

News

KPK Panggil Anggota DPRD Kaltim Sarkowi terkait Kasus Rita Widyasari

Gaya Hidup

Program Ini Dorong UKM untuk Hadirkan Sustainable yang Kreatif

News

KPK Sita Rp9,5 Miliar dari Pengembangan Suap Restitusi Pajak Banjarmasin

News

Rieke: Putusan Sela Kasus Vidi Jadi Koreksi Penting bagi Penegakan Hukum

Gaya Hidup

Penelitian Ungkap Minum Air Saat Makan Cenderung Makan Lebih Banyak

Gaya Hidup

Super El Nino Berpotensi Picu Perubahan Iklim Permanen: Kita Perlu Waspada

News

Dugaan Pelecehan Pasien BPJS oleh Oknum Nakes Harus Diusut Tuntas

News

Iran Ancam Serang Negara Teluk jika AS Lancarkan Serangan Baru

News

Ledia Hanifa: Sensus Ekonomi Fondasi Kebijakan Pembangunan Tepat Sasaran

News

Usai 10 Tahun, Bandara Deir Ezzor Suriah Beroperasi Kembali

News

Ketua Banggar DPR Dorong Penguatan Sektor Industri dan Pertanian

News

Kementerian PU Optimalkan Pembangunan Infrastruktur Dukung Program Presiden

News

Pasukan Israel Serbu Pengungsi Qalandia, Tangkap Puluhan Warga Palestina

News

800 Ribu Pengungsi Perang Lebanon Mulai Kembali ke Kampung Halaman

Humanika

Tidak Sempurna Iman Seseorang Jika Belum Memiliki Sikap Ini

News

Menkeu: Presiden Perintahkan Stimulus Antisipasi Dampak El Nino Disiapkan

News

Menaker: ASN Kemnaker Harus Hadirkan Dampak Nyata bagi Masyarakat

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777