https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Legislator PKB Kecam Aksi Kekerasan Aparat: Penegakan Hukum Harus Transparan

Samrut Lellolsima | Jum'at, 29/08/2025 11:33 WIB



Anggota polisi yang menabrak dan melindas almarhum Affan harus bertanggung jawab. Penegakan hukum harus berjalan transparan agar keluarga korban mendapat keadilan. Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah

Jakarta, Jurnas.com - Anggota Komisi III DPR RI Abdullah, mengecam aksi kekerasan oleh aparat terkait meninggalnya Affan Kurniawan (20), seorang driver ojek online (Ojol) yang tewas setelah ditabrak dan dilindas mobil Rantis Brimob saat membubarkan aksi unjuk rasa di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat. 

Abdullah meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menindak tegas anak buahnya yang merupakan pelaku pelindasan. Ia menegaskan bahwa insiden tersebut tidak boleh dibiarkan tanpa pertanggungjawaban.

Baca juga :
Eliano Reijnders Takjub, Sebut Bobotoh Lebih Gila dari Eropa

“Anggota polisi yang menabrak dan melindas almarhum Affan harus bertanggung jawab. Penegakan hukum harus berjalan transparan agar keluarga korban mendapat keadilan,” tegas Abdullah kepada wartawan, Jumat (29/8). 

Politisi PKB itu juga mengingatkan kepolisian agar mengedepankan pendekatan humanis dalam mengamankan aksi demonstrasi. Menurutnya, tindakan represif hanya akan memperburuk suasana dan melukai kepercayaan publik.

Baca juga :
Pelatih Bhayangkara Puas Usai Raih Kemenangan Telak di Akhir Musim

“Polisi harus melakukan pengamanan demo secara humanis dan tidak menggunakan kekerasan terhadap peserta aksi. Setiap warga negara memiliki hak untuk menyampaikan pendapat,” katanya.

Di sisi lain, Abdullah mengimbau masyarakat yang turun ke jalan untuk menyampaikan aspirasi secara tertib dan damai. Ia meminta peserta aksi tidak melakukan tindakan anarkis maupun merusak fasilitas umum.

Baca juga :
Dony Tri Sabet Penghargaan Pemain Muda Terbaik Super League 2025/26

“Demonstrasi adalah hak konstitusional, tapi harus dijalankan dengan tanggung jawab. Jangan sampai merugikan masyarakat luas,” kata legislator asal Dapil Jawa Tengah VI itu.

Abdullah pun menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya Affan Kurniawan. Ia berharap, ada keadilan bagi pihak keluarga dan diberikan kesabaran. 

"Kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas meninggalnya sahabat Affan Kurniawan. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran," ungkap Abdullah.

Seperti diberitakan, driver ojol Affan Kurniawan meninggal dunia setelah ditabrak dan dilindas oleh mobil Rantis Brimob Polri di kawasan Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (28/8) malam.

Affan Kurniawan sempat dilarikan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) setelah dilindas mobil Rantis Brimob Polri, Namun nyawa Affan Kurniawan tak tertolong. Para driver ojol tidak terima dan menggeruduk Markas Brimob Kwitang.

 

 

 

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Warta DPR Komisi III PKB Abdullah ojol polisi Affan Kurniawan

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777