https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Tidur Berlebihan Bisa Berbahaya, Ini 5 Dampaknya

Vaza Diva | Minggu, 03/08/2025 13:01 WIB



Inilah beberapa dampak buruk dari tidur berlebihan dalam satu hari Ilustrasi - Tidur (Foto: Kampus Production)

Jakarta, Jurnas.com - Tidur adalah bagian krusial dari rutinitas harian yang berperan penting dalam memulihkan energi, memperbaiki jaringan tubuh, dan menjaga kinerja otak tetap optimal.

Meski mendapatkan waktu tidur yang cukup merupakan salah satu kunci gaya hidup sehat, tidur secara berlebihan justru bisa menimbulkan efek negatif.

Kebiasaan tidur lebih dari 9 jam per hari telah dikaitkan dengan sejumlah risiko kesehatan, baik dari sisi fisik maupun mental.

Baca juga :
Untuk Pertama Kalinya, Parasit Ular Ditemukan Hidup di Otak Manusia

Dikutip dari beberapa sumber, inilah lima dampak buruk dari tidur berlebihan:

1. Risiko Obesitas

Kebanyakan tidur sering dikaitkan dengan gaya hidup yang tidak aktif, yang dapat menyebabkan peningkatan berat badan. Ketika seseorang tidur terlalu lama, waktu yang digunakan untuk beraktivitas fisik berkurang, sehingga kalori yang dibakar juga lebih sedikit.

Selain itu, tidur berlebihan dapat memengaruhi hormon yang mengatur nafsu makan, seperti leptin dan ghrelin, yang dapat meningkatkan rasa lapar dan mengarah pada pola makan berlebihan.

Baca juga :
Mengapa Banyak Penderita Skizofrenia Menjadi Perokok Aktif?

2. Gangguan Kesehatan Mental

Tidur terlalu lama juga dapat berdampak buruk pada kesehatan mental. Penelitian menunjukkan bahwa kebanyakan tidur sering dikaitkan dengan peningkatan risiko depresi.

Meskipun tidur adalah cara tubuh untuk mengatur emosi, tidur yang berlebihan justru dapat memperburuk suasana hati dan membuat seseorang merasa lesu atau kurang energi. Selain itu, tidur terlalu lama juga bisa menjadi gejala depresi yang tidak terdiagnosis.

Baca juga :
Peneliti Kembangkan Robot Pintar Mengadopsi Gerakan Bintang Laut

3. Peningkatan Risiko Penyakit Jantung

Beberapa studi menunjukkan bahwa tidur terlalu lama dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular, termasuk serangan jantung dan stroke. Tidur berlebihan dapat menyebabkan gangguan pada sistem metabolisme, termasuk peningkatan tekanan darah dan kadar kolesterol, yang merupakan faktor risiko utama penyakit jantung. Pola tidur yang tidak sehat juga memengaruhi ritme sirkadian tubuh, yang dapat mengganggu fungsi organ-organ penting.

4. Gangguan Fungsi Otak

Kebanyakan tidur juga dapat memengaruhi fungsi otak, termasuk daya ingat dan konsentrasi. Penelitian menunjukkan bahwa tidur terlalu lama dapat menyebabkan gangguan kognitif dan meningkatkan risiko demensia pada usia lanjut. Hal ini terjadi karena tidur yang berlebihan dapat mengganggu proses restorasi otak, yang seharusnya terjadi selama tidur dalam durasi yang cukup.

5. Kelelahan dan Penurunan Produktivitas

Ironisnya, kebanyakan tidur justru dapat membuat seseorang merasa lebih lelah daripada segar setelah bangun. Hal ini disebabkan oleh gangguan pada siklus tidur alami tubuh, sehingga kualitas tidur menjadi buruk meskipun durasinya panjang. Akibatnya, seseorang mungkin merasa lesu sepanjang hari, kehilangan motivasi, dan mengalami penurunan produktivitas.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Tidur Berlebihan jaringan tubuh Fakta Unik otak

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777