https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Tingkatkan Kualitas SDM Pertanian, Kementan Tekankan Pentingnya Sertifikasi

Rizki Ramadhan | Senin, 12/12/2022 21:21 WIB



Tingkatkan Kualitas SDM Pertanian, Kementan Tekankan Pentingnya Sertifikasi. Kepala Pusat Pelatihan Pertanian, Leli Nuryati dalam arahannya saat membuka pertemuan Evaluasi Pascamagang Program READSI dan Evaluasi Penyelenggaraan Sertifikasi Profesi Pertanian Tahun 2022

JAKARTA, Jurnas.com - Kementerian Pertanian (Kementan) melakukan evaluasi pelaksanaan pascapelatihan dan magang Program Rural Empowerment and Agricultural Development Scaling-up Initiative (READSI) tahun 2022 dan evaluasi penyelenggaraan sertifikasi profesi pertanian 2022.

Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan, kualitas sumber daya manusia (SDM) sangat menentukan pembangunan pertanian ke depan.

"Arah pembangunan pertanian akan semakin maksimal jika didukung dengan SDM yang memadai. Oleh karena itu, kualitas dan kapasitas SDM pertanian terus kita tingkatkan untuk mendukung hal tersebut," tuturnya.

Baca juga :
Wamendiktisaintek: Bangsa yang Besar Dibangun oleh Kualitas Manusianya

Sementara itu, Kepala Badan Penyululuhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian, Dedi Nursyamsi menuturkan tentang pentingnya peran petani muda yang bersertifikasi.

"Kementan akan terus berupaya melakukan regenerasi petani sekaligus melahirkan pengusaha muda pertanian yang bersertifikasi untuk menghadapi tantangan global. Tentunya hal ini berdampak sosial dan ekonomi juga bagi masyarakat petani Indonesia," kata Dedi.

Baca juga :
Genjot Market Global, Pemerintah Didorong Percepat Sertifikasi Petani Sawit

Terpisah, Kepala Pusat Pelatihan Pertanian, Leli Nuryati dalam arahannya saat membuka pertemuan Evaluasi Pascamagang Program READSI dan Evaluasi Penyelenggaraan Sertifikasi Profesi Pertanian Tahun 2022 mengatakan, sertifikasi menjadi hal penting dalam meningkatkan kualitas SDM pertanian.

"Dalam meningkatkan kapabilitas SDM ternyata tidak cukup melalui pelatihan, bimbingan teknis dan magang saja, namun juga perlu dilakukan sertifikasi dari suatu kompetensi," ucap Leli.

Baca juga :
Komisi X Dorong Kemudahan Sertifikasi Dosen PTS di NTT

Leli juga menyampaikan bahwa sertifikasi menjadi tujuan akhir karena pemberdayaan yang dilakukan tidak hanya penyuluh, tetapi juga stakeholder, petani milenial maupun seluruh insan pertanian.

"Karena dalam menuju dibutuhkan SDM andal yang memiliki sertifikasi terhadap kompetensi yang dimiliki. Tentunya ini berkaitan dengan program yang dimiliki READSI," tutur Leli.

Sehubungan dengan berakhirnya kegiatan magang petani yang dilaksanakan di Provinsi Bali pada 26 September - 9 Oktober 2022 serta hasil pendampingan P4S PMK Bali ke wilayah binaan Program READSI yang dilaksanakan pada awal November 2022 perlu dilakukan evaluasi.

"Pelaksanaan pelatihan magang diharapkan dapat dilakukan evaluasi apakah pelatihan yang telah dilaksanakan perlu mendapat penyempurnaan, dan manfaat dan memberikan outcome atau dampak bagi kesejahteraan petani," ucap Leli.

Leli menambahkan, saat ini READSI telah masuk di tahun ke-4. Oleh karena itu untuk melengkapi evaluasi ini dibutuhkan data detail yang disinkronkan dengan hasil Annual Outcome Survey (AOS) yang dibuat oleh READSI.

"Begitupun juga dengan program Magang bagi para Petani menjadi program spektakuler. Dari hasil pelaksanaan magang maka petani dapat membangun networking dan inovasi yang dapat di implementasikan di wilayah Petani lokasi READSI," sambungnya.

Selanjutnya, dia menyampaikan bahwa untuk sekolah-sekolah kejuruan saat ini sudah memprogramkan sertifikasi. Hal ini menjadi bobot lebih dalam memasuki dunia usaha dan dunia industri. Begitu pula di wilayah program READSI.

"Untuk itu diperlukan kerjasama dengan LSP (lembaga sertifikasi profesi). Sertifikasi merupakan Ultimate Goal bagi anak-anak kita dalam memasuki dunia usaha dan dunia industri," ucap Leli.

Ke depan, Leli berharap, petani yang telah melakukan magang akan dilakukan sertifikasi khususnya mengenai Hydroponik, sehingga dapat menyebarluaskan ilmunya kepada petani lainnya.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kualitas SDM Magang Pertanian Sertifikasi Leli Nuryati

Terpopuler

Selasa, 07/07/2026 06:06 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Inggris vs Norwegia

Selasa, 07/07/2026 04:04 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Prancis vs Maroko

Selasa, 07/07/2026 11:44 WIB
Olahraga

Persib Resmi Lepas Andrew Jung dengan Harga Fantastis

Rabu, 08/07/2026 02:02 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Spanyol vs Belgia

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777